LANGIT7.ID - , -
Bayi berusia 10 hari dan ibunya selamat dari timbunan puing-puing akibat
gempa di Turki. Selama 90 jam mereka terjebak setelah guncangan hebat pada Senin (6/2/2023).
Yağız Ulaş yang berusia 10 hari berhasil diselamatkan bersama ibunya dari reruntuhan struktur di provinsi Hatay selatan. Ibu dan anak itu selamat setelah berlomba dengan
kematian.
Baca juga: Potret Desa di Suriah Terendam Banjir Usai Diguncang GempaMereka terjebak berhari-hari dalam kondisi beku karena cuaca buruk. Belum lagi gempa susulan yang menghambat kru penyelamat di tengah kehancuran yang meluas di Turki tenggara dan melintasi perbatasan di
Suriah utara.
Saat petugas penyelamat menariknya keluar dari reruntuhan gedungnya, bayi itu tidak menangis. Dia dibungkus selimut termal dan diperiksa oleh paramedis.
Ibunya ditemukan linglung dan pucat, tetapi sadar. Dia dibawa pergi dengan tandu untuk perawatan medis lebih lanjut.
Peristiwa ini dilaporkan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu di Twitter. Penyelamatan bayi dan ibunya yang mengharukan ini terjadi di kota Samandag.
Lebih dari 21.000 orang dilaporkan meninggal dalam “bencana abad ini” sebagaimana digambarkan Presiden Turki Rekap Tayyip Erdogan setelah getaran awal Senin pagi berkekuatan magnitudo 7,8 dan ratusan gempa susulan yang mengikutinya.
Baca juga: Kisah Pesepak Bola Hatayspor Selamat dari Gempa karena Salat SubuhSebanyak 120.334 petugas pencarian dan penyelamatan gabungan dari Turki dikerahkan dan 6.479 tim dari berbagai negara telah menghubungi Kementerian Luar Negeri untuk menawarkan bantuan dan sedang mengeavkuasi korban di daerah gempa.
Sementara 12.242 kendaraan, termasuk peralatan konstruksi termasuk ekskavator, traktor, crane, dozer, truk, tender air, trailer, grader dan truk vakum dikerahkan ke daerah-daerah yang terkena dampak.
Sebanyak 22 kapal, 20 kapal oleh Angkatan Laut, dan 2 kapal oleh Komando Penjaga Pantai digunakan untuk mengirimkan personel dan material ke daerah yang terkena dampak.
Baca juga: Mesut Ozil Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Turki dan Suriah(est)