Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Benarkah Hukuman Mati Tanda Pintu Tobat Tertutup? Ini Kata Buya Yahya

mahmuda attar hussein Selasa, 14 Februari 2023 - 15:40 WIB
Benarkah Hukuman Mati Tanda Pintu Tobat Tertutup? Ini Kata Buya Yahya
Ilustrasi seorang tahanan di balik jeruji besi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ancaman hukuman mati merupakan salah satu hukum yang diberlakukan di Indonesia. Hukuman ini berlaku untuk kasus pembunuhan berencana, korupsi, terorisme, narkoba dan perdagangan obat-obatan terlarang.

Lantas benarkah hukuman mati merupakan tanda tertutupnya pintu tobat orang-orang yang melakukan perbuatan tersebut?

Pendakwah Buya Yahya memaparkan, kaidah hukuman yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang berdosa dan ahli iman di dunia, maka pantang bagi Allah SWT menghukumnya dua kali.

Baca Juga: Qishash dan Hukuman Mati dalam Islam

"Justru hukuman di dunia itulah yang juga sebagai pelebur dosa. Makanya Nabi melarang menghinakan orang yang sudah mendapat hukuman di dunia," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya, dikutip Selasa (14/2/2023).

Buya Yahya menuturkan, bahwasanya banyak para sahabat Nabi di dunia yang meminta untuk mendapatkan hukuman di dunia. Pasalnya, mereka takut mendapatkan hukuman di akhirat.

"Jadi kalau sudah mendapat hukuman di dunia, pantang bagi Allah SWT menghukum hamba-Nya dua kali. Karena harapannya orang dihukum di dunia adalah untuk menghapus dosa-dosanya," ucap Buya Yahya.

Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah itu menambahkan, bagi orang yang murtad, mereka akan mendekam di neraka selama-lamanya. "Tapi ingat, semua dosa yang hukumannya diberikan di dunia, bagi orang beriman itu menghapus dosa dan tidak akan mendapatkan hukuman yang sama di akhirat," ujarnya.

"Di sisi lain, tidak dianjurkan bagi seseorang meminta hukuman di dunia, khususnya berkenaan dengan aib. Adapun yang dianjurkan adalah menutup erat-erat aib yang pernah dilakukannya," tambah Buya Yahya.

Baca Juga:

4 Inti Kandungan Al-Quran: Tauhid, Kematian, Kebangkitan, dan Keadilan

Ferdy Sambo Divonis Mati, Begini Hukum Qishash bagi Pembunuh dalam Islam


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)