LANGIT7.ID - , Jakarta -
Ustadz Adi Hidayat dikabarkan masuk jajaran
Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Dia mendapat amanah dalam struktur kepengurusan Majelis Tabligh.
Majelis Tabligh merupakan salah satu Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) dalam nomenklatur Majelis. Majelis berfungsi dalam menentukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penyelenggaraan amal usaha, program dan kegiatan sesuai dengan kebijakan Persyarikatan.
Baca juga: UAH: Ramadan Bukti Keunggulan Umat Nabi Muhammad dari Umat SebelumnyaDilansir laman resmi Muhammadiyah, Majelis juga berwenang mengarahkan, memutuskan dan memberi tuntutan teknis operasional pelaksanaan program dalam bidangnya masing-masing.
Majelis Tabligh adalah salah satu UPP pada periode 2022-2027 yang di antara tugasnya adalah mempergiat dan menggembirakan dakwah Islam, memperteguh iman, menggembirakan dan memperkuat ibadah serta mempertinggi akhlak mulia.
Sesuai Surat Keputusan terbaru, kepemimpinan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah masih dilanjutkan oleh Ketua periode sebelumnya, yakni Dr Fathurrahman Kamal. Adapun dai kondang dan ulama muda Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat menjadi Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.
Selain susunan Ketua, dan Wakil Ketua I sampai VI, juga terdapat Sekretaris, Wakil Sekretaris I sampai IV, serta Bendahara dan Wakil Bendahara I sampai II.
Baca juga: Ustaz Adi Hidayat: Childfree Sudah Ada Sejak Zaman JahiliyahMajelis Tabligh juga memiliki struktur lanjutan pada bidang berbeda seperti Bidang I, yakni:
Tabligh Global dan Kerja Sama; Bidang II: Riset, Inovasi dan Publikasi; Bidang III: Pemberdayaan Korps Mubaligh dan Kemasjidan; Bidang IV: Pendidikan, Pelatihan, dan Kaderisasi Mubaligh; serta Bidang V: Pembinaan Remaja dan Keluarga.
Berdasarkan garis besar program, Majelis ini mempunyai tugas pokok untuk:
1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas dakwah dalam segala dimensi kehidupan sesuai dengan prinsip gerakan Muhammadiyah.
2. Meningkatkan mutu dan kompetensi mubaligh Muhammadiyah.
3. Memperluas jangkauan dakwah agar mampu menyentuh berbagai level dan jenis kelompok masyarakat.
4. Mengembangkan dan menerapkan dakwah multimedia baik media lokal, maupun media dengan muatan teknologi baru.
5. Melakukan evaluasi dan memperbaiki konsep dan implementasi proyek-proyek dakwah Muhammadiyah, seperti dakwah jamaah, dakwah kultural dan sebagainya, agar kembali berjalan secara efektif.
6. Mengembangkan metode dan praktik pembinaan kehidupan Islami dalam masyarakat.
Baca juga: Kabar Gembira, Ustadz Adi Hidayat Bangun Pesantren di Serang Banten(est)