LANGIT7.ID, Cilacap - Pj Bupati Cilacap,
Yunita Dyah Suminar mengingatkan agar Pondok Pesantren (Ponpes) bersiap mengembangkan potensi perikanan yang ada di daerah tersebut. Pengembangan itu dilakukan guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Yunita berjanji kepada para pengusaha akan mempermudah perizinan dalam pembukaan usaha di
sektor perikanan dan kelautan. Dia menilai, dalam memperkuat kolaboasi antarpesantren, seperti lingkup pemberdayaan ekonomi, diperlukan sinergi dari para pemimpin dan pengasuh pesantren, serta market.
"
Pondok pesantren memiliki peluang membudidayakan ikan, baik tawar maupun asin yang bisa menghasilkan sumber pendapatan untuk membesarkan ponpes. Jika para santri dibekali ilmu ini, selepas dari ponpes pun mereka bisa punya usaha sendiri," kata Yunita, dikutip dari laman pemkab Cilacap, Jumat (10/3/2023).
Baca Juga: Warga Kepulauan Seribu Tanam Pohon Sukun untuk Penghijauan dan Ketahanan Pangan"Yang terpenting adalah menumbuhkan niat. Karena walaupun dimodali tapi tidak ada niat akan sia-sia juga," tambahnya.
Senator DPD RI Dapil Jawa Tengah, Abdul Kholik menyampaikan, para santri dan kyai di selatan Jawa kini harus bersiap-siap menghadapi era maritim. Terlebih, akan dibangun pelabuhan perikanan terbesar di pesisir selatan Cilacap.
Pelabuhan itu nantinya menjadi satu-satunya simpul pelabuhan perikanan di pesisir di selatan Jawa. Nantinya, pelabuhan tersebut akan menyangkut wilayah-wilayah mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Aceh.
"Kulitas hasil laut kita belum memenuhi standar untuk bisa di ekspor, padahal potensinya sangat besar. Saya optimis Cilacap bisa jadi kekuatan maritim di Jawa Tengah," ujar Abdul Kholik.
Baca Juga:
Santripreneur Harus Diarahkan di Sektor Strategis yang Prioritas
Fishantren, Cara Berdayakan Santri Belajar Bisnis Perikanan(gar)