LANGIT7.ID - -
Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang sifatnya privat antara hamba dengan Allah. Dan karenanya, puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam
agama Islam. Imam Al Ghazali menguraikan bahwa puasa merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kepribadian seseorang. Melalui puasa, seseorang dapat mengendalikan hawa nafsunya dan menjadi lebih terkontrol.
Baca juga: Hindari Makanan Manis dan Asin saat Sahur Agar Puasa BertenagaPuasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kesehatan. Melalui puasa, seseorang dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh kelebihan makan dan minum.
Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kemajuan spiritual seseorang. Melalui puasa, seseorang dapat meningkatkan kesadaran akan Tuhan dan keberadaannya.
Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Melalui puasa, seseorang dapat memahami bagaimana orang lain merasakan kelaparan dan kehausan, sehingga dapat membantu memecahkan masalah kelaparan dan kemiskinan di masyarakat.
Baca juga: Biar Puasa Makin Berkah, Perhatikan Tiga Amalan Pokok RamadhanAl Ghazali dalam Ihya Ulumuddin membagi tiga tingkatan golongan orang yang berpuasa. Ketiga tingkatan ini mencerminkan sejauh mana nilai-nilai puasa dihayati oleh seorang hamba.
Pertama adalah puasa umum, yakni puasanya kebanyakan orang di mana hanya sekadar mampu menahan lapar, dahaga, dan kebutuhan syahwat. Inilah puasanya orang-orang awam yang sebatas menghayati puasa sebagai larangan dari hal-hal yang membatalkan puasa secara zahir.
Kedua adalah puasa khusus, inilah puasanya orang-orang saleh. Pada tingkat ini, puasa tidak sekadar menahan dari yang membatalkan puasa secara zahri, tapi juga menjaga tingkah laku, menahan, pendengaran, lidah, tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh dari dosa.
Baca juga: 3 Amalan Sunnah saat Buka Puasa RamadhanKetiga adalah puasa khususil khusus, yakni menahan hati agar tidak mendekati kehinaan, memikirkan dunia, dan memikirkan selain Allah SWT. Untuk puasa yang ketiga ini dianggap batal puasa bila terlintas dalam hati pikiran selain Allah SWT dan hari akhir.
(est)