Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Tiga Tingkatan Puasa, Al Ghazali: Banyak Orang di Tingkat Pertama

fajar adhitya Ahad, 26 Maret 2023 - 18:00 WIB
Tiga Tingkatan Puasa, Al Ghazali: Banyak Orang di Tingkat Pertama
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - - Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang sifatnya privat antara hamba dengan Allah. Dan karenanya, puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam agama Islam.

Imam Al Ghazali menguraikan bahwa puasa merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kepribadian seseorang. Melalui puasa, seseorang dapat mengendalikan hawa nafsunya dan menjadi lebih terkontrol.

Baca juga: Hindari Makanan Manis dan Asin saat Sahur Agar Puasa Bertenaga

Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kesehatan. Melalui puasa, seseorang dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh kelebihan makan dan minum.

Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kemajuan spiritual seseorang. Melalui puasa, seseorang dapat meningkatkan kesadaran akan Tuhan dan keberadaannya.

Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Melalui puasa, seseorang dapat memahami bagaimana orang lain merasakan kelaparan dan kehausan, sehingga dapat membantu memecahkan masalah kelaparan dan kemiskinan di masyarakat.

Baca juga: Biar Puasa Makin Berkah, Perhatikan Tiga Amalan Pokok Ramadhan

Al Ghazali dalam Ihya Ulumuddin membagi tiga tingkatan golongan orang yang berpuasa. Ketiga tingkatan ini mencerminkan sejauh mana nilai-nilai puasa dihayati oleh seorang hamba.

Pertama adalah puasa umum, yakni puasanya kebanyakan orang di mana hanya sekadar mampu menahan lapar, dahaga, dan kebutuhan syahwat. Inilah puasanya orang-orang awam yang sebatas menghayati puasa sebagai larangan dari hal-hal yang membatalkan puasa secara zahir.

Kedua adalah puasa khusus, inilah puasanya orang-orang saleh. Pada tingkat ini, puasa tidak sekadar menahan dari yang membatalkan puasa secara zahri, tapi juga menjaga tingkah laku, menahan, pendengaran, lidah, tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh dari dosa.

Baca juga: 3 Amalan Sunnah saat Buka Puasa Ramadhan

Ketiga adalah puasa khususil khusus, yakni menahan hati agar tidak mendekati kehinaan, memikirkan dunia, dan memikirkan selain Allah SWT. Untuk puasa yang ketiga ini dianggap batal puasa bila terlintas dalam hati pikiran selain Allah SWT dan hari akhir.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)