LANGIT7.ID, Jakarta -
Ramadhan, bulan suci umat Islam yang dinantikan setiap tahunnya. Selama sebulan penuh, seluruh umat Islam berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Ramadhan juga merupakan momen yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan amalan, salah satunya adalah dengan melakukan tiga amalan dasar.
Menurut Ustaz Adi Hidayat (UAH), ada tiga amalan dasar Ramadhan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya sebelum bulan nan suci ini tiba. Tiga amalan itu adalah memperbanyak salat, membaca Al Qur'an, dan membelanjakan uang.
Pertama, Salat. UAH mengatakan, memperbanyak salat di bulan Ramadhan tidak hanya sebatas salat wajib, tapi juga sunah. Menurutnya, salat sunah rawatib sangat dianjurkan dilakukan di bulan Ramadhan.
Baca Juga: Mengapa Ramadhan Identik dengan Kurma?“Rawatib adalah salat sunah yang melekat pada salat wajib. Dalam sehari ada 12 rakaat rawatib yang bisa dikerjakan yang jika dilakukan secara konsisten akan membuat kita mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT,” ujar dalam tausiah Ramadhan secara daring, Sabtu (25/3/2023).
Kedua, membaca Al Qur'an. UAH menyampaikan bahwa membaca Al Qur'an di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar. Selain meningkatkan kualitas iman, membaca Al Qur'an juga bisa menjadi obat yang ampuh untuk jantung.
"Nabi Muhammad SAW sendiri selalu membaca Al Qur'an setiap malam di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, kita juga harus mencontoh beliau dan membaca Al Qur'an setiap hari selama bulan Ramadhan," ujarnya.
Baca Juga: Ramadhan Bukan Bulan Biasa, Muslim Harus Punya Pola Hidup BerbedaKetiga, berinfak. UAH menyampaikan, berinfak di bulan Ramadhan merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Menurutnya, berinfak bisa dilakukan dengan cara bersedekah kepada orang yang membutuhkan, atau dengan melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Memberikan uang di bulan Ramadhan bukan hanya sekedar memberikan uang atau barang kepada orang yang membutuhkan, tetapi juga dapat dilakukan dengan memberikan waktu dan tenaga untuk melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, UAH juga menegaskan, tidak semua orang yang berpuasa akan mendapatkan peningkatan ketakwaan dan jaminan empat kemuliaan. Hanya orang yang ikhlas dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah puasa yang akan mendapatkan peningkatan takwa dan kepastian.
Baca Juga: Soal Larangan Bukber, PKS: Kebijakan DiskriminatifDengan melakukan tiga amalan dasar Ramadhan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, diharapkan umat Islam dapat merayakan bulan suci ini dengan penuh kebahagiaan dan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.
Selain itu, diharapkan pula umat Islam dapat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadahnya. Selain tiga amalan pokok Ramadhan yang telah disebutkan, masih banyak amalan lain yang bisa dilakukan, seperti dzikir, salat malam, dan amalan sunah lainnya.
“Selain itu, menjaga sikap dan perilaku yang baik juga penting dalam menghadapi bulan suci ini. Dengan begitu, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah Ta’ala,” ucap UAH.
(jqf)