LANGIT7.ID-, Jakarta- - Lavaughn Jones merupakan seorang
muallaf yang berasal dari Philadelphian Barat, Amerika Serikat. Dia masuk Islam saat berusia 20-an tahun. Sejak saat itu, dia merasa susah untuk menemukan makanan halal di Amerika Serikat.
Jones tak berhenti dan surut berjuang dalam mengomsumsi makanan halal. Dia lalu memutuskan untuk membuat makanan halal yang mudah dijangkau oleh muslim Amerika Serikat. Makanan itu dibekukan sehingga bisa disimpan sampai berhari-hari.
"Saya akan membuat makanan halal yang enak untuk orang tua tunggal, ibu yang sibuk. Ada banyak kesalahpahaman. Orang-orang berpikir bahwa Muslim hanyalah orang asing tetapi tidak, Anda memiliki jutaan Muslim Amerika yang lahir di Amerika," kata Jones, dikutip
CBC News, Selasa (13/6/2023).
Baca juga:
Shihab Chottur, Muslim India Berjalan 8.640 Km ke Mekkah untuk HajiJones mengungkapkan, sebelum membuka usaha makanan beku halal, hanya ada 5% makanan halal beku di Amerika. Dengan adanya makanan beku halal, Jones mempermudah masyarakat muslim Amerika mengonsumsi makanan halal.
“Meskipun Islam adalah agama kami, kami masih memiliki budaya Amerika. (Makanan beku halal) dibuat dengan cinta,” kata Jones.
Bekerja dengan program inkubator bisnis ShopRite, makanan Dapur Halal Aruba Jones akhirnya masuk ke bagian makanan beku pada April di dalam 10 toko bahan makanan. Dia memastikan makanan tersebut dapat terjangkau oleh keluarga muslim kelas pekerja.
“Jadi, saya ingin memiliki opsi untuk pergi ke toko kelontong dan membeli makanan ini dengan kartu kupon makanan saya. Saya pernah mengalaminya. Saya tahu orang tua lain pernah mengalami hal yang sama. Ini dia gadis, atau ini dia ayah. Saya tahu perjuangannya. Ini adalah untuk Anda," tutur Jones.

(ori)