LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (Peralmuni) Prof Iris Rengganis, mengimbau
jemaah haji mendapatkan imunomodulator untuk menjaga daya tahan tubuh selama di Tanah Suci.
Menurut Iris, medan yang berat selama beribadah ke Tanah Suci membutuhkan tubuh dengan sistem imun yang kuat.
"Daya tahan tubuh bagi jemaah haji sangat penting. Kita tahu kalau kita naik haji ke Tanah Suci, medannya berat, oleh karena itu kita butuh sistem imun yang kuat agar tidak terkena penyakit," terang Iris dalam keterangannya, dikutip Senin (19/6/2023).
Imunomodulator dikatakan Iris merupakan satu asupan yang akan memperkuat imun tubuh. Meski begitu, Iris meminta jamaah haji untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan terlebih dulu sebelum menggunakan produk-produk tertentu.
Baca juga:
2 Karung Rokok Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Disita Petugas Bandara JeddahSelain asupan tambahan, cara lain untuk memperkuat daya tahan tubuh adalah melalui gaya hidup sehat. Iris menyarankan untuk tidur cukup, makan makanan bergizi, dan asupan vitamin yang cukup.
Iris menambahkan, salah satu imunomodulator yang bisa digunakan para jamaah haji yaitu meniran hijau atau Phyllanthus niruri.
"Kalau imunomodulator salah satunya pilihan kita yang dibuat dari tanaman Phyllanthus niruri atau meniran hijau yang bisa meningkatkan sistem imun," terangnya.
Imunomodulator dari meniran hijau ini, lanjut Iris, telah teruji secara klinis mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga:
SatuJantung 2.0, Aplikasi yang Bisa Selamatkan Penderita Henti JantungHead of Marketing CHD PT Dexa Medica Irene Dwi Sari mengatakan, pihaknya memberikan Stimuno kepada jamaah haji embarkasi Pulau Jawa.
Produk imunomodulator ini dapat meningkatkan imun tubuh sehingga jamaah haji lebih tahan terhadap penyakit dan infeksi selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
"Stimuno adalah produk imunomodulator yang tersertifikasi Fitofarmaka yang artinya sudah teruji klinis dan terbukti memperkuat sistem imun, Stimuno dari phyllanthus niruri yang kami kembangkan dengan teknologi modern dan sudah digunakan dari generasi ke generasi," katanya.

(ori)