Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

MUI Kecam Pembakaran Al-Qur'an di Swedia, Bukan Kebebasan Ekspresi

Muhajirin Sabtu, 01 Juli 2023 - 00:00 WIB
MUI Kecam Pembakaran Al-Qur'an di Swedia, Bukan Kebebasan Ekspresi
MUI mengecam pembakaran Al-Quran di Swedia.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam pembakaran mushaf Al-Qur'an yang kembali terjadi di Swedia. Aksi pembakaran dan merobek Al-Qur'an dilakukan oleh Salwan Momika, warga Irak berusia 37 tahun yang melarikan diri ke Swedia beberapa tahun lalu. Aksi pembakaran itu dilakukan saat umat Islam merayakan Idul Adha.

Aksi pembakaran tersebut disaksikan 200 orang di lokasi. Al-Qur'an tersebut dirobek, digunakan untuk menyeka sepatu pria tersebut, lalu dibakar. Seseorang lainnya berteriak melalui megafon.

Hal ini membuat umat Islam tidak terima. Secara bersamaan mereka teriakan Allahu Akbar. Salah satunya mencoba melemparkan batu dan kemudian ditahan oleh polisi setempat. Perwakilan masjid kecewa dengan keputusan polisi untuk mengizinkan protes pada hari raya Idul Adha.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Sudarnoto Abdul Hakim, mengecam tindakan yang terus berulang tersebut. Terlebih, aksi pembakaran mushaf Al-Qur'an itu digelar pada saat perayaan Idul Adha.

Baca juga:Masjid Al Akbar Surabaya Olah Limbah Kurban Jadi Kompos

"Aksi dan pelaku pembakaran Al-Qur'an masih sama dengan sebelumnya. Mereka jelas-jelas merupakan kelompok anti-Islam," kata Sudarnoto dalam keterangan pers, Sabtu (1/7/2023).

Sudarnoto menyayangkan sikap pemerintah Swedia yang membiarkan aksi tersebut dengan mengatasnamakan kebebasan berekspresi. Padahal, telah banyak kecaman yang dilayangkan secara terang-terangan oleh umat Islam seluruh dunia.

Di samping itu, sikap pemerintah Swedia itu secara langsung membuka jalan kehancuran demokrasi dan kedaulatan negara tersebut. Dalam konteks itu, seharusnya pemerintah Swedia membuka ruang aman untuk membangun iklim demokrasi.

“Pertama, Pemerintah Swedia menjamin semua penduduk Swedia maupun WNA yang tinggal di sana untuk beragama sesuai keyakinan mereka. Kedua, mendorong masyarakat untuk bersikap toleran. Ketiga, mendorong kerukunan dan kerja sama antaragama dan budaya,” kata Sudarnoto.

Lebih lanjut, Ketua MUI tersebut meminta agar negara-negara Barat lainya mampu merubah cara pandang mereka, khususnya tentang Islam. Sebab, pembakaran Al-Qur'an, bukan saja menyangkut umat Islam minoritas di Swedia, melainkan juga menyangkut seluruh Muslim di dunia.

Apabila Pemerintah Swedia tidak merespons kecaman dari berbagai negara, termasuk Indonesia, maka dengan sendirinya kepercayaan internasional akan merosot. Sudartono menegaskan bahwa Pemerintah Swedia, Paludan beserta pengikutnya tidak boleh main-main soal yang sangat sensitif ini.

Baca juga:12 Kecamatan Terdampak Gempa M6.4 Gempa Bantul, 1 Tewas

Terulangnya kasus tersebut menjadi bukti bahwa Pemerintah Swedia belum bertindak serius menanganinya. Meskipun sebelumnya telah mendapat kecaman dan peringatan dari negara-negara lain, termasuk Indonesia.

“Saya meminta Duta Besar Swedia untuk Indonesia dapat segera memberikan penjelasan terkait kasus ini. Apa yang saya sampaikan tersebut menjadi bagian dari dukungan MUI terhadap sikap Liga Dunia Muslim terkait dengan kasus ini,” ujar dia.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)