LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam menegakkan syiar Islam, Rasulullah dikelilingi sejumlah sahabat kaya raya. Salah satu di antaranya,
Utsman bin Affan.
Sahabat sekaligus menantu Rasulullah ini disebut pendakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH) memiliki kekayaan hingga Rp5.000 triliun.
"(kekayaan) Utsman bin Affan itu hampir Rp50.000 triliun. Bahkan di antara asetnya masih ada sekarang, setelah 15 abad," ungkap UAH.
Di antara aset milik sahabat Rasulullah pemilik "Dua Cahaya" ini adalah hotel Waqf Uthman Bin Affan di Madinah. Meski sudah 15 abad wafat, namun peninggalan Utsman bin Affan ini masih mengalirkan manfaat untuk umat.
"Investasinya cuma beli sumur plus beberapa kebun. Diwakafkan karena dulu dimonopoli Yahudi," lanjut UAH melalui kanal resminya, Adi Hidayat Official, dikutip Sabtu (29/7/2023).
Baca juga:
Gus Yahya Minta NU Harus Cari Solusi Persoalan MasyarakatDi masa kenabian, Utsman selalu menginfakkan hartanya di jalan Allah. Salah satunya membeli Sumur Raumah yang digratiskan Utsman untuk kesejahteraan umat.
Air sumur pun kemudian dialirkan ke kebun kurma agar subur. Seiring waktu, pohon kurma terus bertambah dan diwariskan dari masa khalifah Daulah utsmaniyyah hingga dikelola Pemerintah Arab Saudi.
Hasil dari ribuan pohon kurma tersebut dikelola oleh Departemen Pertanian Saudi untuk kemudian dijual ke pasar. Setengah surplusnya disalurkan ke anak yatim, sementara sisanya ditabung di rekening bank atas nama Utsman bin Affan.
"Orangnya nggak ada (meninggal), punya tabungan di bank Saudi. Kebangetan nggak tuh?" tandas pendakwah yang mendapat gelar kehormatan akademik honoris causa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.
Hingga kemudian, aset tersebut dialihfungsikan menjadi hotel oleh pemerintah Arab Saudi.
Hotel Utsman bin Affan memiliki 210 kamar dan 30 kamar khusus. Hotel itu berdiri setinggi 15 lantai dengan 24 kamar di setiap lantainya. Hasil dari keuntungan hotel hingga kini dialirkan untuk kemanfaatan umat Islam di seluruh dunia.

(ori)