Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Gus Baha: Hadapi Wabah Covid-19 dengan Perbanyak Syukur

Muhajirin Jum'at, 09 Juli 2021 - 12:10 WIB
Gus Baha: Hadapi Wabah Covid-19 dengan Perbanyak Syukur
Membaca Al-Quran setiap saat merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBU), Kiai Haji (KH) Baharuddin Nur Salim (Gus Baha) meminta masyarakat tidak panik dalam menghadapi wabah Covid-19 di Tanah Air. Dia menyebutkan salah satu solusi individual adalah memperbanyak syukur kepada Allah SWT.

Menurutnya, wabah Covid-19 merupakan musibah yang ringan jika dibandingkan dengan kondisi bumi yang memang diciptakan memiliki potensi untuk hancur. Keberadaan meteor di langit dan magma di perut bumi bisa kapanpun menghancurkan tempat tinggal manusia.

Benda langit itu bisa kapan saja bisa jatuh menghantam bumi dan magma serta minyak bisa keluar. "Kita ini memang potensinya rusak. Bumi yang kita tempati ini berpotensi untuk tidak layak. Sehingga untuk menjadi layak, potensinya hanya dengan rahmat Allah," kata Gus Baha dalam acara pembacaan Shalawat Nariyah dan Doa untuk Keselamatan Bangsa secara virtual di TVNU, Kamis (8/7/2021).

Dengan fakta tersebut, kata dia, keadaan yang menimpa manusia tidak lebih buruk dari potensi kerusakan yang bisa terjadi pada bumi. Maka itu, manusia tidak boleh kehilangan harapan pada rahmat Allah SWT. Dengan harapan itu, masalah yang terjadi akan menjadi sebaik-baik ibadah, sehingga seseorang terhindar dari keputusasaan.

"Di sinilah pentingnya kita menjaga harapan kepada rahmat Allah SWT. Saya menyampaikan ini supaya orang menjaga syukur di tengah pandemi, di tengah problem ekonomi dan problem sosial. Karena afdalul ibadah (utamanya ibadah) adalah berharap ada solusi dan jalan keluar," ungkapnya.

Dia menegaskan, Alquran dan Sunnah diturunkan kepada manusia untuk menjadi pengingat dan peringata. Maka itu, sangat penting melihat semua permasalahan hidup berdasarkan nilai-nilai agama.

"Agama sendiri diperuntukkan untuk orang yang selalu punya harapan," ucapnya.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)