Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 07 Mei 2026
home masjid detail berita

Keutamaan Memperbanyak Puasa Sunnah di Bulan Muharram

lusi mahgriefie Kamis, 11 Juli 2024 - 08:00 WIB
Keutamaan Memperbanyak Puasa Sunnah di Bulan Muharram
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Umat Islam baru saja memasuki tahun baru Hijriah. Di bulan pertama Hijriah yakni Muharram ini dianjurkan untuk memperbanyak menjalani puasa sunnah.

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu beliau berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah berpuasa di Bulan Allah (Syahrullah) Muharram.” (HR Muslim no. 1982)

Ucapan Nabi Saw yang menyebutkan Syahrullah (Bulan Allah), dengan menyandarkan bulan ini kepada Allah merupakan bentuk penyandaran (idhafah) dengan pemuliaan dan pengagungan (ta’zhim).

A-Qori rahimahullah berkata (diterjemahkan):

“Yang zhahir (nyata) bahwa yang dimaksud adalah berpuasa di keseluruhan bulan Muharram.”

Baca juga:Moderasi Islam, Quraish Shihab Hadiahi Grand Syekh Al-Azhar Tafsir Al-Mishbah Berbahasa Inggris

Akan tetapi, telah valid sebuah hadist dari Nabi Saw bahwa beliau tidak pernah berpuasa sebulan penuh secara sempurna kecuali di bulan Ramadhan saja. Karena itu, hadist di atas dipahami sebagai bentuk motivasi (targhib) untuk memperbanyak berpuasa di bulan Muharram, bukan berpuasa sebulan penuh.

Telah valid pula Riwayat dari Nabi Saw bahwa beliau memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Bisa jadi beliau tidak mengungkapkan keutamaan bulan Muharram melainkan di saat menjelang akhir hayat beliau, sebelum beliau berkesempatan melaksanakan puasa Muharram tersebut. (Diringkas dari Tafsir Ibnu Katsir surah At-Taubah: 36). Dilansir dari @thesunnah_path



Adapun puasa di antara hari-hari di bulan Muharram yakni di antara 10 hari pertama terdapat puasa yang paling utama yakni tanggal 9 (Tasu’a) dan 10 (‘Asyura), dan tambahan pada tanggal 11.

Selain puasa Asyura dan Tasu’a, pada bulan Juli ini Anda juga bisa mengamalkan puasa sunnah lainnya sebagaimana dilaksanakan pada bulan-bulan setelahnya, seperti puasa Senin-Kamis dan puasa Ayyamul Bidh.

Sebagai pengingat, berikut jadwal puasa Muharram, Tasu’a, Asyura, dan Ayyamul Bidh bulan Juli 2024:
- Senin 15 Juli : puasa Tasu’a atau puasa sehari sebelum Asyura

- Selasa 16 Juli : Puasa hari Asyura

- Rabu 17 Juli : Puasa sehari setelah Asyura

- Kamis 18 Juli : Puasa sunnah hari Kamis

- Jumat 19 Juli : Puasa Ayyamul Bidh

- Sabtu 20 Juli : Puasa Ayyamul Bidh

- Minggu 21 Juli : Puasa Ayyamul Bidh

- Senin 22 Juli : Puasa sunnah hari Senin

Catatan untuk puasa Tasu'a adalah sebagai pelengkap puasa Asyura pada 10 Muharram, menjadi pembeda umat Islam dengan Umat Yahudi yang sama-sama berpuasa di hari Asyura.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 07 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)