LANGIT7.ID-, Jakarta- - Muhaimin Iskandar, atau akrab disapa Cak Imin, kembali mengambil langkah strategis usai terpilihnya sebagai Ketua Umum PKB periode 2024-2029. Ia segera mengumumkan penunjukan Ma'ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syuro partai, sebuah keputusan yang menjadi sorotan utama pasca Muktamar VI PKB yang baru saja digelar di Pulau Dewata.
Ma'ruf Amin, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden RI, kembali dipercaya untuk memimpin dewan penasihat tertinggi Partai Kebangkitan Bangsa. Penunjukan ini bukan sekadar keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah para ulama terkemuka yang terlibat dalam Muktamar.
Baca juga:
Muktamar PKB ke-VI: Cak Imin Kembali Pimpin Partai hingga 2029"Saya merasa bersyukur dan bangga atas kesediaan Kiai Ma'ruf untuk kembali memperkuat barisan PKB," ungkap Cak Imin dengan penuh semangat. Ia kemudian memaparkan proses pemilihan yang melibatkan sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk KH. Said Aqil Siroj, KH. Nurul Huda Jazuli, dan beberapa kiai serta nyai lainnya.
Menariknya, keputusan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta Muktamar. Ketika Cak Imin meminta persetujuan muktamirin, terdengar suara bulat menyetujui penunjukan Ma'ruf Amin sebagai pemimpin Dewan Syuro partai.
Selain mengumumkan posisi Ma'ruf Amin, Cak Imin juga berjanji akan segera merampungkan susunan kepengurusan baru PKB. "Dalam hitungan jam, struktur baru PKB akan terbentuk," ujarnya di sela-sela acara di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Minggu (25/8/2024). Meski demikian, ia masih merahasiakan sebagian besar nama yang akan mengisi pos-pos strategis lainnya.
Langkah cepat PKB dalam menyusun formasi baru ini menunjukkan kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan. Dengan paduan antara tokoh senior berpengalaman seperti Ma'ruf Amin dan potensi darah muda yang energik, PKB tampaknya bersiap menghadapi tantangan politik dengan formasi yang lebih solid.
Meski detail lengkap kepengurusan masih dirahasiakan, gelagat perombakan ini memberi sinyal kuat bahwa PKB tak main-main dalam mempersiapkan diri. Apakah strategi Cak Imin dengan menempatkan Ma'ruf Amin di pucuk Dewan Syuro akan membawa angin segar bagi perpolitikan nasional? Hanya waktu yang akan menjawab. Yang pasti, PKB telah membuka lembaran baru dengan optimisme tinggi pasca-Muktamar VI di Bali.
(lam)