Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bersahabatlah hingga Akhirat, Jangan Hanya di Dunia

Muhajirin Sabtu, 18 September 2021 - 03:04 WIB
Bersahabatlah hingga Akhirat, Jangan Hanya di Dunia
Ilustrasi persahabatan. Bersahabatlah dengan orang-orang shalih yang tidak hanya mau berteman di dunia tetapi juga di akhirat Foto: Langit7.id/IStock
LANGIT7.ID - Bersahabatlah hingga Akhirat, Jangan Hanya di Dunia

Sahabat adalah cerminan seseorang. Sering kali orang dinilai dari siapa teman-teman dekatnya. Jika temannya baik maka kemungkinan besar ia pun baik.

Sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

“Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Maka sungguh beruntung dan mendapat nikmat besar bila seorang muslim memiliki sahabat-sahabat yang shalih.

Luar biasa keuntungan memiliki sahabat yang shalih, di antaranya:

Sahabat yang shalih akan selalu meluruskan dan menasehati kawannya apabila salah.

Begitulah sahabat yang sesungguhnya, bukan hanya sahabat saat bersenang-senang saja atau sahabat yangmemuji karena basa-basi saja. Sebuah ungkapan arab berbunyi:

ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ

“Shadiqaka man shadaqaka laa man shaddaqaka”

“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”.

Ini lantaran sahabat sejati menginginkan keselamatan sahabatnya, sehingga mengingatkan serta meluruskan untuk mencegah kawannya dari keburukan.

Justru curigailah dan waspadai orang-orang sekitar yang hanya mau berkomentar manis dan memuji. Apalagi jika yang bersangkutan adalah orang yang memiliki kedudukan dan harta.

Keistimewaan lain, sahabat yang shalih juga akan selalu mendoakan shahabatnya sementara sahabatnya tidak mengetahui. Inilah ketulusan.

Karena itu pula malaikat juga meng-amin-kan doa tersebut sambil mendoakan bagi yang berdoa tadi, artinya orang yang mendoakan juga mendapatkan apa yang ia doakan kepada saudaranya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

“Sesungguhnya doa seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendoakan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan doanya. Tatkala dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.” (HR. Muslim, no. 2733).

Kemudian keutamaan yang tak kalah penting, siifat seseorang dan keshalihannya pun menular.

Berkumpul bersama orang shalih, maka kawannya juga akan menjadi shalih dengan izin Allah.

Seperti dalam hadist Rasulullah SAW,

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “مَثَلُ الجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ، كَحَامِلِ المِسْكِ وَنَافِخِ الكِيرِ، فَحَامِلُ المِسْكِ: إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الكِيرِ: إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً “

“Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api (pandai besi). Adapun penjual minyak wangi, mungkin dia akan memberikan hadiah kepadamu, atau engkau membeli darinya, atau engkau mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu, atau engkau mendapatkan bau yang buruk”.[HR. Bukhari dan Muslim]

Dari semua keutamaan itu ada kenikmatan besar, yaitu persahabatan orang yang shalih akan berlanjut sampai surga dan akan kekal selamanya.

Mengapa ini kenikmatan besar? Karena bila itu sahabat dekat pasti tidak ingin berpisah dengan sahabatnya.

Bila persahabatan erat di dunia kemudian dipisahkan dengan kematian begitu saja, jelas bukan akhir yang indah. Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu hakikat Penciptaannya.

Salah satu dalil bahwa akan ada persahabatan di hari kiamat akan berlanjut yakni,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

“Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR. Bukhari, Muslim, )

Bahkan untuk memungkinkan itu, Allah Ta’ala memberikan keutaamaan kepada hamba-hamba pilihannya, para kekasihnya di dunia, untuk memberikan syafaat kepada sahabatnya yang lain, agar mereka bisa sama-sama masuk surga dan berkumpul kembali.

Hasan Al- Bashri berkata,

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة

”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.”

Bila engkau menemui sahabat yang shalih, pegang erat-erat Jangan sampai engkau lepas.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)