LANGIT7.ID-Jakarta; Kabar baik datang dari Inggris. Ayoub Khan, anggota Parlemen dari Aliansi Independen, menyuarakan dukungan untuk Palestina. Dia mengajak pemerintah Inggris mengakui Palestina sebagai negara merdeka, yang menurutnya sudah menjadi kewajiban moral dan hukum.
Saat berbincang di luar gedung Parlemen, Khan membagikan kabar gembira. Menurutnya, sebagian besar masyarakat Inggris setuju Palestina harus diakui sebagai negara. "Sudah waktunya kami para politisi menepati janji untuk menyuarakan keinginan rakyat yang kami wakili. Ini bukan hanya masalah politik, tapi juga kewajiban moral dan hukum," jelasnya.
Khan tidak berhenti sampai di situ. Dia sudah menyiapkan rencana debat di parlemen tahun depan untuk membahas pengakuan Palestina. Bersama rekannya, Shockat Adam, mereka telah mengajukan rancangan undang-undang khusus sejak Oktober lalu. Sekarang, mereka mengajak anggota parlemen lain untuk mendukung usulan ini.
Baca juga: 137 Negara Dukung Resolusi PBB Terkait Bantuan Kemanusiaan PalestinaDalam kesempatan yang sama, Khan juga menyoroti peran pemerintah Inggris dalam konflik di Gaza. Dia meminta penghentian pengiriman senjata ke Israel, termasuk komponen pesawat tempur F-35. "Kita tidak bisa tutup mata. Penjualan senjata ini melanggar hukum internasional," tegasnya.
Sebagai pengacara, Khan mengingatkan bahwa pemerintah bisa dimintai pertanggungjawaban karena memberi "perlindungan politik dan diplomatik" pada tindakan Israel di Gaza. "Semua pejabat, dari menteri hingga pegawai negeri, harus berpikir ulang tentang keputusan mereka. Mereka tidak bisa lepas tangan begitu saja," ujarnya.
Khan juga mengkritik sikap Perdana Menteri Keir Starmer yang menolak menyebut aksi Israel di Gaza sebagai genosida. "Aneh sekali sikapnya ini," kata Khan. Dia mengingatkan bahwa Starmer dulu adalah pengacara HAM yang menangani kasus pembantaian ribuan Muslim di Srebrenica, Bosnia tahun 1995.
"Kami tidak akan menyerah. Kami akan terus berjuang karena kami yakin genosida sedang terjadi, dan pemerintah kita ikut bertanggung jawab," tegas Khan.
Khan bergabung dengan Aliansi Independen sejak September lalu. Kelompok ini beranggotakan lima anggota parlemen yang mendukung Palestina, termasuk Jeremy Corbyn, mantan pemimpin Partai Buruh.
Sejak 7 Oktober 2023, Israel melancarkan serangan ke Gaza yang telah menewaskan lebih dari 45.100 orang, kebanyakan perempuan dan anak-anak. Serangan ini terjadi setelah aksi perlawanan dari kelompok Hamas.
Mahkamah Pidana Internasional bahkan sudah mengeluarkan surat penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang. Israel juga sedang menghadapi tuntutan kasus genosida di Mahkamah Internasional.
(lam)