Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Israel Bongkar Alasan Serang RS Gaza, PBB: Buktinya Masih Diragukan

nabil Ahad, 05 Januari 2025 - 04:40 WIB
Israel Bongkar Alasan Serang RS Gaza, PBB: Buktinya Masih Diragukan
LANGIT7.ID-Jakarta; Israel baru saja memberi penjelasan soal penyerangan rumah sakit di Gaza Utara. Pada Jumat (5/1/2025), mereka mengaku memiliki bukti kuat adanya keberadaan kelompok Hamas di lokasi tersebut. Namun, PBB menilai penjelasan ini masih terlalu umum dan butuh bukti lebih detail.

Duta Besar Israel untuk PBB di Jenewa, Daniel Meron, mengirim surat ke WHO dan pejabat HAM PBB, Volker Turk. Dalam suratnya, dia menjelaskan serangan ke Rumah Sakit Kamal Adwan dilakukan karena ada bukti jelas bahwa anggota Hamas dan Jihad Islam Palestina menggunakan rumah sakit ini sebagai tempat persembunyian.

Israel mengaku sudah berusaha maksimal melindungi warga sipil saat melakukan serangan. Mereka menyebut tindakan ini didasari informasi intelijen yang bisa dipercaya.

Namun Turk, selaku kepala HAM PBB, tidak puas dengan penjelasan ini. Menurutnya, banyak klaim Israel yang masih belum terbukti dan malah bertentangan dengan informasi yang beredar di publik. Dia meminta dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap semua serangan Israel ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Gaza.

Dalam serangan ini, Israel mengklaim berhasil menangkap lebih dari 240 orang yang dicurigai sebagai teroris. 15 di antaranya diduga terlibat dalam penyerangan ke Israel pada Oktober 2023 lalu. Mereka juga menahan direktur rumah sakit, Hussam Abu Safiya, yang diduga membantu menyembunyikan anggota Hamas.

WHO melalui perwakilannya, Richard Peeperkorn, sangat khawatir dengan nasib Abu Safiya. Mereka kehilangan kontak dengan direktur rumah sakit ini sejak penahanan dan meminta Israel segera membebaskannya.

Amerika Serikat menyatakan sedang mencari tahu lebih detail tentang kasus penahanan Abu Safiya ini. Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, tak kuasa menahan air mata saat membacakan pesan terakhir dari seorang dokter Médecins sans Frontières yang tewas dalam serangan November 2023.

Pesan tersebut ditulis di papan tulis rumah sakit oleh Mahmoud Abu Nujaila sebelum dia meninggal: "Siapa pun yang bertahan sampai akhir, akan menceritakan kisahnya. Kami telah melakukan apa yang kami bisa. Ingatlah kami."

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)