Netanyahu mendukung rencana Trump untuk mengambil alih Gaza dan memindahkan warga Palestina, sementara AS terus berupaya mewujudkan kesepakatan bersejarah antara Israel dan Arab Saudi. Ikuti perkembangan terbaru konflik Israel-Hamas dan dampaknya terhadap stabilitas Timur Tengah.
Uni Eropa berencana meminta Israel memulangkan warga Palestina yang mengungsi dari Gaza, sekaligus menawarkan bantuan pembangunan kembali wilayah yang hancur akibat konflik. Berbeda dengan rencana AS yang ingin mengubah Gaza menjadi Riviera Timur Tengah.
Presiden AS Donald Trump menegaskan Mesir dan Yordania akan menampung warga Palestina dari Gaza, meski kedua negara telah menolak tegas rencana tersebut. Simak perkembangan terbaru konflik Israel-Hamas dan sikap negara-negara Arab terkait krisis kemanusiaan di Gaza.
PM Italia Giorgia Meloni menanggapi pernyataan Donald Trump tentang pemindahan warga Palestina dari Gaza. Meloni menegaskan belum ada rencana konkret dan menekankan pentingnya keterlibatan komunitas internasional dalam rekonstruksi Gaza.
Insiden penembakan tank Israel di wilayah barat Rafah, Gaza menewaskan dua warga Palestina. Peristiwa ini terjadi saat gencatan senjata dengan Hamas masih berlangsung. Ketegangan di Gaza terus memanas setelah serangan 7 Oktober yang menewaskan ribuan korban jiwa.
Setelah kesepakatan gencatan senjata, ratusan truk bantuan kemanusiaan mulai memasuki Gaza. Bantuan meliputi makanan, obat-obatan, dan bahan bakar. PBB memastikan distribusi bantuan akan menjangkau seluruh wilayah Gaza yang terdampak konflik.
Israel siap membebaskan 95 tahanan Palestina sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. Pembebasan akan dimulai Minggu ini, dengan mayoritas tahanan adalah wanita dan anak-anak.
Perundingan perdamaian Gaza di Kairo membuahkan hasil positif. Tim negosiator empat negara sepakat membuka akses bantuan kemanusiaan besar-besaran ke Gaza. Gencatan senjata dijadwalkan mulai Minggu mendatang.
Studi terbaru The Lancet mengungkap fakta mengejutkan tentang jumlah korban tewas di Gaza yang mencapai 64.260 jiwa, 40% lebih tinggi dari data resmi. Penelitian menggunakan metode capture-recapture dengan tiga sumber data berbeda untuk memastikan akurasi. Mayoritas korban adalah wanita, anak-anak, dan lansia, mencerminkan dampak konflik yang luar biasa terhadap penduduk sipil Gaza.
Upaya perdamaian di Gaza menunjukkan tanda-tanda positif setelah Presiden Biden melaporkan kemajuan dalam perundingan. Meskipun Hamas masih menjadi kendala, harapan pembebasan sandera dan gencatan senjata semakin terbuka. Biden yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, terus bekerja keras mencari solusi damai untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza.
Konflik berkepanjangan di Gaza telah memakan korban jiwa yang sangat besar. Data terbaru menunjukkan 46.006 warga tewas dan lebih dari 109 ribu terluka. Dalam 24 jam terakhir saja, 70 nyawa melayang. Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memprihatinkan seiring berlanjutnya konflik antara Israel dan Hamas yang telah berlangsung lebih dari 15 bulan sejak Oktober 2023.
Israel menyerang Rumah Sakit Kamal Adwan Gaza dengan klaim menemukan markas Hamas. PBB meminta bukti kuat atas serangan tersebut karena berdampak pada pelayanan kesehatan warga Gaza. WHO kehilangan kontak dengan direktur RS yang ditahan Israel. Konflik Israel-Hamas di Gaza semakin tegang sejak serangan Oktober 2023. Lebih dari 240 orang ditangkap dalam operasi rumah sakit ini.