LANGIT7.ID, Jakarta - Ahad bagi sebagian orang bisa dibilang sebagai family time atau waktu bersenda gurau dengan keluarga. Ada yang memanfaatkan waktu libur ini dengan olahraga bersama di suatu tempat atau melakukan rekreasi di tempat-tempat wisata.
Menggunakan waktu libur untuk bersenda gurau bersama keluarga ternyata memiliki dampak yang luar biasa dalam kebaikan di lingkungan keluarga. Rasulullah Saw sebagai uswah hasanah di tengah tugasnya menyampaikan risalah kepada umatnya, pun tak lepas untuk bersenda gurau dengan keluarga.
Baca Juga: Pornografi Tak Hanya Haram tapi juga Berbahaya bagi OtakImam Ibnu Katsir Rahimahullah menggambarkan dengan sangat baik bagaimana keseharian beliau. Rasulullah sangat bagus dalam menjalin pergaulan, murah senyum, bercengkrama dengan keluarga, bersikap lemah lembut terhadap mereka, memberikan nafkah, bahkan mengajak bercanda.
Terkadang di malam hari sesekali istri beliau kumpul makan malam bareng di tempat Rasulullah menginap, kemudian setelah itu mereka kembali ke rumah masing-masing. Beliau tidur satu ranjang dengan istri. Ba'da shalat isya beliau ngobrol dengan keluarganya sebentar sebelum tidur. (Tafsīr al-Qur`ān al-‘Adzīm , II / 212).
Keseharian beliau tidak jauh dari kegiatan di masjid, rumah, dan sosial. Semua bisa beliau harmoniskan dengan sangat baik. Beliau disiplin dalam ibadah, sangat perhatian kepada keluarga, dan begitu respons terhadap problematika keummatan.
Melansir dari berbagai sumber, ternyata berkumpul dengan keluarga memiliki tujuh manfaat. Berikut keterangannya:1. Meningkatkan kesehatan mental![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Memanfaatkan waktu berkualitas dengan keluarga ternyata dapat memperbaiki mental karena komunikasi intensif yang dibangun, sehingga tidak ada istilah
bad boy karena ia mendapatkan pengasuhan dan bimbingan yang baik di bawah orang tuanya.
2. Membantu memenuhi kebutuhan emosional![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Emosional anak-anak yang hidup dalam lingkungan keluarga yang baik tentu akan lebih stabil dan matang ketika dia berkumpul dan bermain bersama teman-teman seusianya. Kecerdasan emosional ini juga menjadi pelengkap kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelektual.
3. Mendorong komunikasi terbuka![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Waktu bersama keluarga yang berulang dapat memecahkan masalah dengan memberikan kesempatan yang konsisten untuk berkomunikasi dan didengarkan. Pembelajaran ini adalah hal yang mahal dan sangat bermanfaat untuk sang anak dalam mengambil keputusan suatu saat kelak.
4. Membangun harga diri![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Komunikasi terbuka juga membantu membangun harga diri pada anggota keluarga yang mungkin kurang percaya diri. Dengan begitu, mereka akan lebih siap dan percaya diri ketika bertemu dengan masyarakat yang heterogen.
5. Menunjukkan dinamika keluarga dan hubungan yang positif![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Pembelajaran yang terbaik adalah mentransfer value (nilai) secara langsung dari orang tua kepada anak. Anak belajar meniru orangtua mereka. Ini berarti setiap kali seluruh keluarga berkumpul, ada kesempatan untuk mengajar dengan memberi contoh.
6. Memperkuat aturan keluarga![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Aturan keluarga memainkan peran besar dalam memastikan sebuah rumah tangga berjalan dengan baik. Menyampaikan pentingnya mendengarkan orang lain tanpa gangguan atau menekankan tentang pentingnya kontribusi setiap orang di dalam rumah dapat dilakukan ketika waktu kumpul bersama keluarga.
7. Menambah kenangan indah![Saatnya Senda Gurau dengan Keluarga, Rasulullah Juga Lakukan Itu]()
Pembelajaran apapun yang diberikan oleh keluarga akan menjadi kenangan indah ketika salah satu keluarganya sudah mendahului dan berpulang ke haribaanNya. Tak hanya kenangan indah, hal-hal tersebut dapat memotivasi dan memberikan inspirasi kepada anggota keluarga lainnya untuk terus berbuat baik dan menebar manfaat.
Baca Juga:
Toxic Parenting, Orang Tua Ternyata Bisa Durhaka Pada Anak
Kumpulkan Tabungan Akhirat, Selebritas Tanah Air Berlomba-lomba Bangun Masjid(asf)