LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Gerakan Ramadan Ramah Anak telah dideklarasikan. Program ini diharapkan bisa menciptakan anak yang memiliki karakter kuat yang lahir dari keluarga maupun lingkungan yang sehat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen)
Abdul Mu'ti menyatakan dukungan sepenuhnya atas gerakan ini. Ia pun mengajak semua pihak untuk ikut bekerjasama mewujudkan tujuan Utama dari gerakan ini.
"Mari kita semua para pendidik dan orangtua menjadikan keluarga sebagai rumah bagi anak-anak kita. Bagaimana kita orang dewasa bisa menjadi teladan dalam berpilaku dan dapat menjadi contoh untuk anak-anak," ujar Menteri Mu'tisaat deklarasi Gerakan Ramadan Ramah Anak di Jakarta, Rabu (5/3/2025).
![Menteri Dikdasmen dan Menteri Agama Dukung Penuh Gerakan Ramadan Ramah Anak]()
(Menteri Abdul Mu'ti saat menandatangani Deklarasi Gerakan Ramadan Ramah Anak)
Ia juga mengingatkan agar anak-anak Indonesia menerapkan program
7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari. Sebab program ini tidak hanya berorientasi pada penguatan karakter, tetapi juga pada pembentukan pola hidup sehat dan tanggung jawab yang mendalam.
7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
"Mari kita ajak anak-anak menjadikan '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' sebagai kebiasaan anak-anak kita di masyarakat, keluarga, maupun di satuan pendidikan. Mari bersama-sama lakukan juga Gerakan Ramadan Ramah Anak," imbuh Mu'ti.
Baca juga: Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak, Optimalkan Ibadah Keluarga Tanpa GawaiSenada dengan Menteri Abdul Mu'ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyatakan dukungannya terhadap program yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) tersebut.
"Saya menyambut baik Gerakan Ramadan Ramah Anak.Saya mengajak seluruh umat muslim terutama para guru di sekolah, dan orangtua di rumah untuk memanfaatkan waktu selama Ramadhan ini dengan melaksanakan ibadah sebaik-baiknya bersama keluarrga, ibadah bersama, sahur bersama dan bisa berangkat tarawih bersama. Sesuatu yang indah dalam hidup ini," tutur Menteri Nasaruddin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gerakan Ramadan Ramah Anak ini dideklarasikan bersama oleh Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, Menteri Kordinator Bidang Kemanusiaan dan Kebudayaan Pratikno, serta Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) AM Putranto.
(lsi)