Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 30 Mei 2026
home masjid detail berita

Amalan Sunnah selepas Salat Fardhu, Jangan Salah Tafsir Hadist

fajar adhitya Sabtu, 27 Agustus 2022 - 06:02 WIB
Amalan Sunnah selepas Salat Fardhu, Jangan Salah Tafsir Hadist
Amalan sunnah selepas salat fardhu. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Amalan sunnah selepas shalat fardhu yakni berdzikir. Namun masyarakat kerap salah kaprah, sehingga ada ritual baru yakni berjabat tangan usai salam.

Padahal amalan sunnah selepas salat fardhu itu ditegaskan langsung Rasulullah yakni berdzikir. Bahkan sejumlah ulama menyebut, dzikir merupakan rangkaian ibadah salat itu sendiri.

Dzikir adalah ingat, atau suatu usaha untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah, baik melalui ucapan lisan, menghayati dan merenungkan lafadz tersebut.

Ada hadist diriwayatkan Tsauban, dia berkata "Rasulullah ketika selesai salat meminta ampunan tiga kali dan berkata "Allahumma Antas Salam wa minkas Salam tabaarakta ya dzal jalaali wal ikram" (Ya Allah Engkau adalah Dzat yang memberi keselamatan, dan dari-Mulah segala keselamatan, Maha besar Engkau wahai Dzat Pemilik kebesaran dan kemuliaan)." Kata Walid, maka kukatakan kepada Auza’i, "Lalu bagaimana bila hendak meminta ampunan?" Jawabnya, "Engkau ucapkan saja astaghfirullah astaghfirullah" (aku meminta ampunan kepada Allah aku meminta ampunan kepada Allah)." (HR Muslim).

Baca Juga: Dalil Dzikir Selepas Shalat, Boleh Dikeraskan dan Dibaca Lirih

Dalam riwayat lain dari Abu Ummamah berkata: "Rasulullah ditanyakan, "Wahai Rasulullah, doa apa yang paling didengar?" Beliau menjawab, "Doa di tengah malam terakhir, serta dzikir setelah salat lima waktu." (HR At-Tirmidzi). Imam At-Tirmidzi berpendapat bahwa hadits ini hasan.

Sementara salah kaprah memaknai berjabat tangan atau bersalaman setelah salat berjamaah merupakan bagian dari sunnah. Lalu adakah landasan hukumnya?

Sesama ummat Islam dianjurkan untuk saling berjabat tangan. Hal ini mengacu pada hadist yang diriwayatkan oleh al-Baihaqy dari Ibnu Abbas: "Berjabat-tanganlah kamu sekalian, karena akan menghilangkan dendam atau dengki dari hatimu sekalian."

Dalam dalam kasus tersebut, Rasulullah menyontohkan untuk hal-hal yang umum, semisal saat bertemu di persimpangan jalan, berkunjung ke rumah saudara, kerabat atau tetangga.

Sementara untuk perkara salat, tidak ada dalil khususnya. Kecuali bila salat telah selesai, jelang jamaah membubarkan diri, meninggalkan masjid. Hadist ini diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Abu Juhaifah.

"Rasulullah pergi pada waktu tengah hari ke Batha’ lalu berwudhu kemudian beliau Salat Dzuhur dua rakaat dan Ashar dua rakaat. Di hadapannya ditancapkan tongkat. Syu'bah berkata dan Aun menambahkan periwayatan yang diterima dari ayahnya Abu Juhaifah. Dia berkata para wanita berlalu di belakang tongkat itu dan orang-orang serentak bangun seusai menunaikan salat kemudian memegang tangan nabi dan mereka menyapu wajah mereka dengan tangannya. Dan akupun memegang tangan nabi dan aku letakkan di wajahku, aku rasakan tangan beliau lebih dingin dari salju dan lebih wangi dari bau kasturi." (HR. Muslim)

Dari hadist tersebut, jamaah masjid boleh saling bersalaman usai pelaksanaan salat, setelah hendak meninggalkan masjid. Sementara setelah salat dianjurkan berdzikir.

Anjuran ini disampaikan langsung oleh Allah dalam Al Quran surah Al Jumu'ah ayat 10, Allah berfirman: "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan berdzikirlah kepada Allah sebanyak-banyak dzikir supaya kamu beruntung."

Begitu juga Rasulullah shallallahu alai wasallam yang berdzikir usai shalat. Dari sahabat tsauban menceritakan: "Biasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam jika selesai salat, beliau beristighfar tiga kali, lalu membaca doa: Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroom." (HR Muslim).

Kesimpulannya, usai melaksanakan salat kita dianjurkan berdzikir bukan bersalaman atau berjabat tangan. Karena itu jangan pula kita mengajak seseorang yang sedang khusyuk berdzikir untuk bersalaman, sehingga menganggu ibadahnya tersebut.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 30 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)