Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home global news detail berita

Mantan Menag Gus Yaqut Ada Kemungkinan Dipanggil KPK Terkait Quota Haji Khusus Tahun 2024

tim langit 7 Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:48 WIB
Mantan Menag Gus Yaqut Ada Kemungkinan Dipanggil KPK Terkait Quota Haji Khusus Tahun 2024
LANGIT7.ID-Jakarta; Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang tadinya adem adem saja, kini bakal mulai terusik. Ini terkait rencana KPK yang kemungkinan bakal memanggil Gus Yaqut terkait quota haji khusus tahun 2024.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemanggilan akan disesuaikan dengan kebutuhan proses penanganan perkara. “Semua pihak yang diduga memahami konstruksi perkara akan dimintai keterangan,” jelas Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (20/6) malam.

Tak hanya Yaqut, KPK juga berencana memanggil anggota Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI. Pansus ini sebelumnya dibentuk untuk menyelidiki alokasi kuota haji tambahan yang diduga melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019.

“Kami akan meminta klarifikasi dari semua pihak yang terkait,” tegas Budi.

Sebelumnya, KPK telah memulai langkah investigasi dengan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Pada 10 September 2024, lembaga antikorupsi ini juga menegaskan kesiapannya mengusut dugaan gratifikasi dalam pengisian kuota haji khusus.

KPK menekankan pentingnya transparansi agar Kementerian Agama dapat menjalankan layanan haji secara adil dan bebas korupsi.

Di sisi lain, Pansus Angket Haji DPR RI mengungkap adanya kejanggalan dalam penyelenggaraan haji 2024, terutama terkait pembagian kuota tambahan 20.000 dari Arab Saudi yang dibagi 50:50 antara haji reguler dan khusus(*/saf/ant)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)