LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pendakwah sekaligus influencer,
Habib Husein Ja'far Al Hadar mengatakan bahwa
Islam dan Pancasila memiliki nilai-nilai yang sama dalam konteks berbeda.
"Karena nilai luhur kebangsaan dan ajaran agama sama-sama menentang ketidakadilan dan
kezaliman," kata Habib Ja'far dalam siaran pers, dikutip Jumat (18/7/2025).
Baca juga: Kuatkan Najwa Shihab, Habib Ja'far Unggah Pesan Menyentuh tentang Indahnya KematianMenurut Habib Ja'far, kesamaan prinsip tersebut terjadi karena banyak ulama dari
Nahdlatul Ulama dan
Muhammadiyah yang terlibat dalam proses perundingan Pancasila.
Kesamaan prinsip ini lah yang dinilai Ja'far harus digaungkan agar masyarakat tidak tersesat dalam narasi benturan antara Islam dan Pancasila.
Karena itu, da'i yang dekat dengan gen Z dan milenial ini menyatakan Islam dan Pancasila harus menjadi pegangan hidup
umat muslim di Indonesia.
Pernyataan ini merespon banyak
pemuka agama yang kerap membenturkan ideologi Islam dengan Pancasila hingga berpotensi menimbulkan konflik.
Habib Ja'far menekankan agar masyarakat jeli juga kritis dalam mengkonsumsi informasi dari ragam konten dakwah agar tidak tersesat dalam narasi tertentu.
Baginya, dakwah yang benar itu bersifat aspiratif, inspiratif, dan rasional. Sebaliknya, dakwah yang keliru cenderung menggunakan narasi provokasi, intimidasi dan emosi.
Baca juga: Harapan Habib Jafar pada Paus Leo XIV: Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan"Kalau nilai-nilai dakwah itu disampaikan dengan provokasi, maka itu sudah jelas bertentangan dengan nilai Islam. Tapi kalau disampaikan sebagai edukasi, maka itu sesuai dengan nilai-nilai Islam," pungkasnya.
Ia yakin bila kesadaran masyarakat akan pentingnya ideologi Islam dan Pancasila meningkat, maka perpecahan tidak akan terjadi dan umat muslim di Indonesia dapat hidup rukun dengan tetap memegang Pancasila.
(est)