Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Berbagai Reaksi Dunia Terhadap Serangan AS-Israel ke Iran, Kecaman Hingga Dukungan

lusi mahgriefie Ahad, 01 Maret 2026 - 11:15 WIB
Berbagai Reaksi Dunia Terhadap Serangan AS-Israel ke Iran, Kecaman Hingga Dukungan
Foto: getty image via bbc
LANGIT7.ID-, Teheran - Serangan yang dilakukan pasukan Amerika dan Israel terhadap Iran hingga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai reaksi dunia. Sejumlah negara dan komunitas internasional mengutuk keras eskalasi militer tersebut dan menyebut bahwa keamanan internasional sedang terancam. Namun, ada pula sebaliknya.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengutuk eskalasi militer tersebut dan memperingatkan bahwa perdamaian dan keamanan internasional sedang terancam.

"Penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dan pembalasan selanjutnya oleh Iran di seluruh wilayah, mengancam perdamaian dan keamanan internasional," katanya dalam sebuah pernyataan melansir BBC, Minggu (1/3/2026).

"Saya menyerukan penghentian permusuhan dan de-eskalasi segera. Kegagalan untuk melakukannya berisiko memicu konflik regional yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas regional," sambungnya.

Baca juga: Konfirmasi Ayatollah Khamenei Tewas, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Reaksi lainnya datang dari Rusia, sekutu Iran, yang juga mengutuk serangan tersebut. "Agresi yang dialami Iran hari ini telah mengakibatkan eskalasi di kawasan tersebut dan dapat meluas jauh melampaui perbatasannya," Duta Besar Rusia Vasily Nebenzia memperingatkan.

Moskow sebelumnya telah menyerukan kepada komunitas internasional untuk menilai apa yang disebutnya sebagai "tindakan tidak bertanggung jawab yang bertujuan untuk merusak perdamaian, stabilitas, dan keamanan" di Timur Tengah.

Lalu Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi yang menjadi mediator dalam perundingan nuklir AS-Iran pekan ini mengatakan bahwa ia "kecewa".

"Negosiasi yang aktif dan serius sekali lagi telah dirusak," tulisnya di X, seraya mengatakan kepada AS bahwa serangan tersebut tidak sesuai dengan kepentingan mereka atau perdamaian global. "Saya mendesak Amerika Serikat untuk tidak semakin terlibat. Ini bukan perang Anda."

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, turut mengecam serangan gabungan AS dan Israel sebagai "sama sekali tidak beralasan, ilegal, dan tidak sah".

Dalam sebuah unggahan di platform X, ia mengatakan bahwa Trump telah mengubah "America First menjadi Israel First-yang selalu berarti America Last".

Pemerintah Brasil pun ikut mengutuk serangan AS dan Israel dan menyatakan "keprihatinan yang mendalam".

Dukungan Terhadap AS-Israel

Sebaliknya, Arab Saudi justru mengutuk serangan balasan Iran terhadap Bahrain, UEA, Qatar, Yordania, dan Kuwait, seraya mengecam keras agresi Iran yang terang-terangan.

"Kerajaan (Arab Saudi) menegaskan solidaritas penuh dan dukungan teguh kepada negara-negara bersaudara, dan kesiapannya untuk mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mendukung setiap tindakan yang mungkin mereka ambil," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

Sementara Australia, Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan negaranya mendukung AS "bertindak untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan untuk mencegah Iran terus mengancam perdamaian dan keamanan internasional".

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Türk menyerukan pengekangan dan mendesak semua pihak "untuk berpikir rasional, untuk meredakan ketegangan, dan untuk kembali ke 'meja perundingan'".

Baca juga: Saudi Airlines Batalkan Jadwal Terbang Akibat Eskalasi US-Israel vs Iran

"Seperti biasa, dalam setiap konflik bersenjata, warga sipil-lah yang pada akhirnya membayar harga tertinggi," katanya. Sebelumnya ia mengingatkan pihak-pihak yang terlibat bahwa melindungi warga sipil adalah yang terpenting menurut hukum internasional.

Pernyataan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer juga mendesak Iran untuk "mencari solusi melalui negosiasi".

Pernyataan tersebut, yang diposting di X oleh Kedutaan Besar Jerman di London, mengatakan bahwa negara-negara tersebut secara konsisten mendesak rezim Iran untuk mengakhiri program nuklir dan rudalnya, menahan diri dari "aktivitas yang meng destabilisasi", dan menghentikan "kekerasan dan penindasan yang mengerikan terhadap rakyatnya sendiri".

"Kami tidak berpartisipasi dalam serangan-serangan ini," kata ketiga pemimpin tersebut, menambahkan bahwa mereka sedang berhubungan dengan mitra internasional, termasuk AS, Israel, dan negara-negara lain di kawasan tersebut.

"Kami mendesak kepemimpinan Iran untuk mencari solusi melalui negosiasi. Pada akhirnya, rakyat Iran harus diizinkan untuk menentukan masa depan mereka," kata mereka.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)