LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sejumlah maskapai penerbangan di dunia membatalkan atau mengubah rute penerbangan ke Timur Tengah, seiring meningkatnya konflik
Iran-Israel. Berikut ini daftar lengkapnya, segera periksa maskapai penerbangan, rute, dan peringatan perjalanan yang terpengaruh.
Perjalanan udara di sebagian besar wilayah Timur Tengah telah memasuki fase gangguan yang cukup parah karena maskapai penerbangan di seluruh dunia membatalkan, menangguhkan, atau mengubah rute penerbangan menyusul meningkatnya serangan militer yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat.
Dengan banyak negara menutup wilayah udaranya dan risiko keamanan meningkat setiap jam, maskapai penerbangan di Eropa, Asia, dan Teluk telah bergerak cepat untuk melindungi penumpang dan awak pesawat.
Dari India hingga Eropa dan Asia Timur, maskapai penerbangan menyebutkan kekhawatiran keselamatan, waktu penerbangan yang lebih lama, dan penutupan wilayah udara secara tiba-tiba sebagai alasan untuk menghentikan operasi.
Otoritas penerbangan juga memperingatkan bahwa gangguan dapat meningkat jika konflik meluas lebih jauh.
Sejumlah Penerbangan ke Timur Tengah Dibatalkan, Mengapa?Pembatalan tersebut menyusul serangan pendahuluan
Israel terhadap Iran dan konfirmasi AS tentang keterlibatan langsungnya.
Iran kemudian melancarkan serangan balasan, memicu penutupan wilayah udara di Iran, Israel, Irak, Yordania, Suriah, Qatar, dan sebagian wilayah Teluk. Akibatnya, pesawat komersial tidak lagi dapat dengan aman melintasi koridor utama yang menghubungkan Eropa dan Asia.
Baca juga: Berbagai Reaksi Dunia Terhadap Serangan AS-Israel ke Iran, Kecaman Hingga DukunganPlatform pelacakan penerbangan Flightradar24 mengatakan bahwa beberapa maskapai penerbangan terpengaruh secara bersamaan, menyoroti bagaimana ketegangan geopolitik semakin mengganggu jaringan penerbangan global.
Maskapai Penerbangan IndiaMelansir Subdy Guardian, Minggu (1/3/2026), maskapai penerbangan India termasuk yang paling terdampak karena ketergantungan mereka yang besar pada wilayah udara Teluk. Praktis, India menghentikan banyak jadwal penerbangan.
- IndiGo membatalkan setidaknya 72 penerbangan dan mengeluarkan imbauan yang meminta penumpang untuk memeriksa status penerbangan sebelum menuju bandara.
- Air India menangguhkan semua layanan ke Timur Tengah hingga pemberitahuan lebih lanjut dan mengalihkan penerbangan Delhi–Tel Aviv kembali ke India setelah wilayah udara Israel ditutup.
- Air India Express memperpanjang penangguhan penerbangan internasional ke arah barat hingga 1 Maret 2026, menawarkan penjadwalan ulang gratis atau pengembalian dana penuh kepada penumpang yang terkena dampak.
- SpiceJet memperingatkan bahwa beberapa layanan dapat terganggu karena penutupan wilayah udara Dubai.
Maskapai Penerbangan Teluk dan Timur TengahMaskapai penerbangan yang berbasis di wilayah tersebut bergerak cepat seiring dengan perluasan pembatasan wilayah udara.
- Emirates untuk sementara menangguhkan operasi dari Bandara Dubai karena penutupan wilayah udara regional, sambil terus memantau situasi dengan cermat.
- Qatar Airways menangguhkan penerbangan menyusul penutupan wilayah udara Qatar.
- Flydubai mengatakan, beberapa layanan terpengaruh pada 28 Februari karena penutupan wilayah udara secara tiba-tiba.
Oman Air menangguhkan semua penerbangan ke Baghdad dengan alasan masalah keamanan.
Baca juga: Saudi Airlines Batalkan Jadwal Terbang Akibat Eskalasi US-Israel vs Iran
Maskapai KuwaitOtoritas penerbangan Kuwait menghentikan semua penerbangan ke Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Maskapai EropaMaskapai penerbangan Eropa mengumumkan pembatalan dan pengalihan rute secara luas.
- British Airways membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga 3 Maret, dengan mengatakan, "Keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami."
- Lufthansa membatalkan penerbangan ke Dubai, Beirut, dan Oman menyusul pemogokan.
- Swiss International Air Lines menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv hingga 7 Maret dan membatalkan layanan Zuric-Dubai karena penutupan beberapa wilayah udara.
- Air France membatalkan penerbangan ke Tel Aviv pada 28 Februari dan 1 Maret, bersama dengan layanan ke Beirut, Dubai, dan Riyadh.
- KLM mempercepat penangguhan rute Amsterdam–Tel Aviv.
- Virgin Atlantic berhenti menggunakan wilayah udara Irak dan membatalkan penerbangan London–Dubai.
- LOT Polish Airlines memaksa penerbangan Warsawa–Dubai untuk kembali di tengah penerbangan.
- Aegean Airlines menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, dan Erbil.
- Bulgaria Air membatalkan semua penerbangan ke Tel Aviv hingga 2 Maret.
- Iberia Express membatalkan layanan ke Tel Aviv, sementara penerbangan ke Madrid berbalik arah setelah wilayah udara Doha ditutup.
- Wizz Air menghentikan penerbangan ke Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman hingga 7 Maret.
Maskapai Asia dan Internasional Lainnya yang Terdampak- Japan Airlines membatalkan layanan Tokyo-Doha dan penerbangan kembali yang dijadwalkan pada 1 Maret.
- Turkish Airlines membatalkan penerbangan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania hingga 2 Maret.
- Maskapai nasional Pakistan, PIA, menangguhkan semua penerbangan ke Timur Tengah.
Otoritas Rusia memerintahkan semua maskapai penerbangan Rusia untuk menangguhkan penerbangan ke Iran dan Israel.
(lsi)