LANGIT7.ID-Jakarta; Di tengah berlangsungnya musim haji 2026, kebutuhan layanan transaksi keuangan bagi jemaah, khususnya terkait mata uang riyal, menjadi perhatian perbankan syariah. BCA Syariah mengungkapkan saat ini tengah melakukan uji coba layanan penukaran riyal sebagai bagian dari pengembangan layanan untuk nasabah.
Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menyampaikan bahwa layanan tersebut masih berada dalam tahap awal pengujian.
“Saat ini BCA Syariah masih dalam uji Coba (pilot) untuk penukaran Riyal," ujar dia kepada Langit7.id, dikutip Senin (18/5/2026)
Meski layanan penukaran riyal belum sepenuhnya berjalan secara luas, BCA Syariah telah memiliki alternatif layanan digital bagi nasabah yang membutuhkan akses terhadap valuta asing melalui fitur Saku Valas.
“Namun kami telah memiliki fitur Saku Valas yang memberikan kemudahan menabung valuta asing. Fitur Saku Valas dapat diakses melalui mobile banking BSya dan digunakan oleh nasabah untuk mendapatkan valuta asing secara digital dan menyimpannya sebagai bentuk tabungan investasi,” ujar dia.
Melalui fitur tersebut, nasabah dapat memperoleh valuta asing secara digital melalui aplikasi mobile banking BSya, sekaligus menyimpannya sebagai bagian dari tabungan investasi.
Selain kebutuhan transaksi valuta asing, BCA Syariah juga telah menyiapkan layanan yang mendukung proses perencanaan ibadah haji. Perseroan memiliki fasilitas Layanan Penerimaan Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (LPS BPIH), yang memungkinkan nasabah melakukan setoran awal pendaftaran haji dengan lebih praktis.
Setoran tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi BSya maupun dengan datang langsung ke kantor cabang BCA Syariah terdekat.
Keberadaan layanan ini menunjukkan fokus BCA Syariah dalam menyediakan fasilitas keuangan syariah yang mendukung kebutuhan masyarakat, baik dalam persiapan keberangkatan maupun pengelolaan transaksi keuangan terkait ibadah haji.
(lam)