LANGIT7.ID-, Jakarta - - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Maman Imanul Haq menegaskan bahwa pengawasan pelayanan haji tahun ini akan difokuskan pada perlindungan terhadap tiga golongan jamaah.
Ketiga golongan jamaah yang dimaksud yaitu jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Hal itu disampaikan Maman, mengutip laman resmi DPR, Senin (18/5/2026).
Menurut Maman, pelayanan terhadap kelompok rentan tidak cukup hanya dengan fasilitas teknis, tetapi juga harus dibarengi pendekatan yang humanis dari para petugas haji. Ia mengapresiasi penyediaan transportasi khusus bagi jemaah disabilitas yang mulai diterapkan dalam layanan haji tahun ini.
"Jumlah petugas yang melayani lansia harus benar-benar mengedepankan komunikasi psikologis dan penghormatan terhadap orang tua dengan cara-cara yang lebih humanis," tambah Maman.
![Tiga Jamaah Haji Ini Jadi Prioritas Pengawasan Pelayanan Haji]()
(Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Maman Imanul Haq)
Dalam pengawasan awal, Timwas Haji DPR juga menerima laporan adanya tiga perempuan lanjut usia yang merasa ketakutan akibat tindakan seseorang di area pemondokan ketika anggota keluarganya sedang pergi ke masjid. Meski belum dipastikan sebagai tindakan kriminal, Maman menilai kejadian tersebut tidak boleh terulang.
Baca juga: Fatwa Dam Haji Tuai Perbedaan, Buya Gusrizal: Pilih yang Buat Hati TenangIa menegaskan keamanan dan kenyamanan jemaah perempuan menjadi perhatian serius menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, Timwas Haji DPR akan memastikan seluruh sistem pelayanan berjalan sesuai konsep "ramah lansia, ramah disabilitas, dan ramah perempuan".
Selain keamanan, Politisi Fraksi PKB itu juga menyoroti kesiapan petugas haji dan pola pelayanan yang dinilai harus lebih sensitif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Pengawasan akan dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Maman optimistis pelayanan haji tahun ini dapat berjalan lebih baik apabila koordinasi antara petugas, transportasi, serta pola pendampingan jemaah dilakukan secara matang sejak awal keberangkatan hingga puncak ibadah haji di Makkah.
Baca juga: Bukan Sekadar Tidak Sopan: Jamaah Haji Indonesia Ditangkap di Madinah karena Rekam Perempuan, Ini Ancaman Hukumnya(lsi)