LANGIT7.ID-Jakarta; Iran menunjuk mantan Panglima Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mohsen Rezaei, sebagai kepala badan keamanan nasional tertinggi negara tersebut. Pengangkatan itu diumumkan oleh Kepresidenan Iran pada Minggu.
Juru bicara kepresidenan Iran, Mehdi Tabatabaei, mengatakan Presiden Masoud Pezeshkian menunjuk Rezaei setelah Mohammad Bagher Zolghadr mengundurkan diri dari jabatannya sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
“Sehubungan dengan pengunduran diri Mohammad Bagher Zolghadr dari jabatannya sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan pengangkatannya untuk tugas-tugas baru, Presiden Masoud Pezeshkian telah menunjuk Mohsen Rezaei sebagai kepala badan ini,” kata Tabatabaei melalui X.
Rezaei, 71, memimpin IRGC sejak 1981 hingga 1997. Masa kepemimpinannya mencakup hampir seluruh periode perang Iran-Irak.
Setelah itu, Rezaei menduduki sejumlah posisi politik tingkat tinggi. Ia kemudian dipercaya sebagai penasihat militer bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Pada Juli, Rezaei menyatakan bahwa kendali atas Selat Hormuz, yang kini menjadi pusat konflik yang sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat, “lebih penting daripada puluhan bom atom.”
Sementara itu, pendahulunya, Zolghadr, juga merupakan mantan komandan IRGC. Ia mulai memimpin dewan tersebut pada Maret.
Menurut pernyataan yang dirilis kantor Pemimpin Tertinggi Iran pada Minggu, Zolghadr selanjutnya akan menjabat sebagai penasihat politik bagi Khamenei.
(lam)