LANGIT7.ID - , Jakarta - Menurut data BPS tahun 2020 tentang data kependudukan di Indonesia, ada sekitar 70 juta generasi milenial di Indonesia. Angka ini belum di tambah dari golongan generasi Z yang lahir antara tahun 1997-2012 yang berjumlah sekitar 75 juta orang.
Angka sebanyak ini merupakan angka real jumlah banyaknya golongan muda di Indonesia. Dengan jumlah sebanyak itu di Indonesia yang mayoritas muslim, tentu harus memiliki figur-figur pemuka agama yang bisa masuk ke ranah mereka, untuk mengajak amar makruf nahi mungkar.
Memberi dakwah melalui cara yang diminati anak muda, dengan materi yang mengena dengan kehidupan golongan muda saat ini. Sebab itu, penting sekali bagi pendakwah untuk bisa masuk ke dua generasi ini.
Baca juga : Apa Itu Tawadhu? Sikap Harus Dimiliki Seorang PendakwahDi Indonesia, ada beberapa pendakwah muda yang masuk ke generasi ini melalui cara mereka masing-masing. Tak disangka, cara dan materi dakwah mereka diterima dengan tangan terbuka. Siapa saja mereka? Langit7 merangkum beberapa pendakwah yang dinilai mampu masuk ke generasi milenial dan gen Z dan bisa dinikmati materi ceramahnya. Berikut profilnya :
1. Ustadz Zacky MirzaMemiliki nama lengkap Achmad Zacky Mirza atau disapa Bang Zeck, pendakwah kelahiran 8 Mei 1979 ini asli Betawi. Dalam ceramahnya Bang Zeck sering menggunakan bahasa Betawi, sehingga mudah dipahami oleh kalangan anak muda.
![5 Ustadz Muda yang Berdakwah Jangkau Generasi Milenial dan Gen-Z]()
Dalam penampilan, Ustadz Zacky Mirza selalu mengupdate fesyen bajunya layaknya anak muda. Penampilannya dari awal terjun di dunia dakwah, selalu konsisten menggunakan apa yang di kalangan anak muda sedang ramai digunakan, seperti kacamata gaulnya dan sepatu wakai khas anak muda.
Menamatkan pendidikan SMP dan SMA di Pondok Pesantren Darul Muttaqien yang ada di Parung, Bogor, Jawa Barat, Ustadz Zacky melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.
Publik mulai mengenalnya saat mengikuti acara pencarian bakat untuk dai, di salah satu stasiun televisi swasta tahun 2005. Di acara tersebut, Ustadz Zacky berhasil masuk lima besar.
Saat ini dirinya aktif berdakwah ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia agenda untuk wakaf Qur'an, satu rumah satu Qur'an.
"Doakan sehat selalu, lagi sering berdakwah ke daerah untuk wakaf Qur'an," katanya saat dihubungi Langit7.
2. Ustadz Hanan AttakiMemiliki nama lengkap Tengku Hanan Attaki merupakan pendakwah muda yang menyampaikan ceramah dengan mendekatkan diri ke keseharian dan gaya anak-anak masa kini.
Ustadz kelahiran Aceh, 31 Desember 1981 ini juga mendirikan gerakan Pemuda Hijrah yang aktif berdakwah di komunitas pemuda seperti anak punk, geng motor, skateboard, sepeda BMX, parkour, dan berbagai komunitas hobi lainnya.
Baca juga : Dr Atsushi Okuda, Ilmuwan Politik yang Skeptis pada Agama Kini Jadi PendakwahSasaran dakwah Ustadz gaul ini memang ingin menyasar ke lingkaran paling luar, atau lingkaran ke tiga. Menurut Haneen Akira, istri sekaligus manajer Ustadz Hanan Attaki yang sempat berbicara dengan Langit7 beberapa waktu lalu mengatakan,
"Jika lingkaran pertama disebut orang-orang yang suka kajian. Kecintaan akan menuntut ilmu Islamnya tinggi, hadir di undangan kajian manapun dan sering ke masjid," ucap perempuan yang akrab disapa Teh Iin.
"Sudah banyak pendakwah yang menyasar ke sana," imbuhnya.
"Jika lingkaran kedua adalah orang-orang yang kadang hadir di kajian kalau dekat lokasinya, sesekali juga ke masjid untuk sholat berjamaah walau tidak tiap waktu sholat. Itu juga sudah banyak pendakwah yang menyentuh mereka." tambah Iin.
"Lingkaran ketiga adalah orang-orang yang jarang ke masjid dan jarang ke kajian, lebih suka kumpul-kumpul dan nongkrong dengan teman-temannya sambil mengisi waktu luang. Itulah orang-orang yang ingin kita sasar, untuk mengisi kekosongan dakwah di lingkaran terluar." kata Iin memberi alasan tujuan membidik jamaahnya.
Ustadz Hanan merupakan lulusan Pondok Pesantren Ruhul Islam Banda Aceh pada tahun 2000. Setelah itu dirinya mendapat beasiswa untuk kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dan mengambil jurusan Tafsir Al-Quran fakultas Ushuluddin, dan lulus pada tahun 2004.
3. Ustadz SyamsUstaz bernama lengkap Syamsuddin Nur Makka atau Ustaz Syam adalah seorang penulis naskah dan dai yang lahir pada 15 September 1992.
![5 Ustadz Muda yang Berdakwah Jangkau Generasi Milenial dan Gen-Z]()
Ustadz Syam mengawali kariernya sebagai penulis naskah ceramah untuk Ustadz Maulana di program Islam Itu Indah di televisi. Kemudian ia akhirnya mendapatkan tawaran untuk menyampaikan dakwahnya secara langsung ke pemirsa.
Pendakwah asal Maros, Sulawesi Selatan ini sekarang termasuk sebagai pengisi acara tetap dalam program Islam Itu Indah. Selain itu beberapa kali juga tampil mengajarkan ilmu baca Alquran di salah satu televisi nasional.
Saat ini beliau aktif sekali berdakwah melalui aplikasi TikTok, dengan pengikut sebanyak 3,5 juta orang. Saking aktifnya beliau punya sebutan sendiri bagi jamaah nya, yaitu jamaah altiqtoqiah.
Baca juga : Sejahterakan Dai, Gerakan Ini Jadi Solusi bagi Pendakwah IslamUstadz Syam kecil sudah bercita-cita menjadi pendakwah, untuk menggapai cita-citanya ia memulainya dengan mengenyam pendidikan pesantren selama 6 tahun, saat di bangku SMP-SMA. Dilanjutkan dengan menempuh pendidikan di Institut PTIQ Jakarta, sebagai tempat pendidikan yang terkenal mencetak ulama dan pendakwah.
4. Habib Husein Ja’far Al HadarMemiliki nama lengkap Habib Husein Ja'far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Ja'far adalah pendakwah dan penulis Indonesia.
Ustadz kelahiran Bondowoso, 21 Juni 1988 ini terkenal unik penampilannya. Kopiah yg khas dipakainya tidak menutupi seluruh area kepalanya, melainkan diberi sisa sedikit untuk rambut di depannya.
![5 Ustadz Muda yang Berdakwah Jangkau Generasi Milenial dan Gen-Z]()
Banyak sekali anak muda yang mengenal lulusan Pondok Pesantren YAPI di Bangil Jawa Timur ini dari sosial media. Sebab, Habib ini merupakan seorang konten kreator di sosial media yang berisi dakwah tapi dikemas dengan menarik.
Kedekatannya dengan anak muda ia tunjukkan melalui sosial media seperti Instagram, TikTok dan YouTube miliknya. Ia juga berkolaborasi dengan beberapa publik figur yang mewakili sosok anak muda saat ini.
Setelah lulus dari pondok, ia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jurusan filsafat Islam. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 nya dengan jurusan Akidah dan Filsafat Islam di UIN Syarif Hidayatullah juga.
5. Ustadz Handy BonnyUstadz Handy Bonny lahir di Bandung, tepatnya tanggal 14 April 1988. Pemuda Bandung ini awalnya adalah seorang pebisnis. Ia merupakan mahasiswa Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung angkatan 2006 yang aktif kuliah dan berbisnis.
Ustadz yang aktif di TikTok dengan 102 ribu pengikut ini memiliki kajian rutin dengan nama 'Kalemin,' Kajian Malam Online. Ustadz Handy sering sekali mengambil tema tentang pacaran, tujuannya agar menyadarkan para pemuda Islam, bahaya dan dosa pacaran, tapi dengan bahasa yang tidak menggurui tentunya.
![5 Ustadz Muda yang Berdakwah Jangkau Generasi Milenial dan Gen-Z]()
Dalam beberapa penampilannya, ustadz Handy juga sering 'impersonate' layaknya seorang stand up komedian, ceramahnya menjadi menarik bagi anak muda.
Handy Bonny adalah salah satu ustadz yang mempunyai gaya nyentrik ala anak muda. Penampilannya sangat stylish bak anak muda. Meski gaya fesyennya seperti anak muda, ia adalah seorang pendakwah yang giat sekali mendakwahkan ajaran Islam, terutama untuk anak muda.
Sempat menjadi pebisnis, namun di tengah jalan usahanya tersebut dan meninggalkan hutang. Kemudian Allah SWT memberikan hidayah kepadanya disaat kondisinya terpuruk. Ia kemudian belajar agama Islam di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT) yang dipimpin oleh KH. Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal dengan Aa Gym. Hingga seiring waktu berjalan, Ustadz Handy Bonny memantapkan diri untuk hijrah dan mulai memutuskan untuk berdakwah mulai tahun 2012 hingga hari ini.
(est)