Ikhtiar Jamaah Tani Muhammadiyah Wujudkan Pertanian Hijau
fajar adhityaSelasa, 26 Oktober 2021 - 19:20 WIB
Jamaah Tani Muhammadiyah. (Foto: Muhammadiyah).
LANGIT7.ID, Jakarta - Petani muda yang tergabung dalam Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) terus berikhtiar mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pestisida kimia dengan menguatkan produksi bahan organik dalam proses budidaya
Upaya ini seiring dengan visi utama Jatam untuk meningkatkan kemandirian petani dan mendorong pertanian sehat ramah lingkungan. Termasuk kreatifitas dan pengalaman di masing-masing daerah dalam memproduksi pupuk organik dan pestisida ramah lingkungan.
Menurut Adib Noorhadi, Anggota MPM PP Muhammadiyah yang fokus dalam pengelolaan Jatam, petani saat ini memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap produk pestisida maupun pupuk kimia.
“Yang patut diapresiasi dari petani muda/milenial adalah keberanian melakukan sesuatu dari kebiasaan lama,” ucapnya dikutip laman resmi Muhammadiyah, Selasa (26/10/2021).
Melalui eksplorasi informasi, perluasan dan pendalaman pengetahuan, eksperimentasi aplikasi teknologi, dan berbagi informasi menjadikan kaum muda menjadi harapan masa mendatang bagi petani.
“Positifnya kritik dan masukan informasi baru mengkayakan pemahaman dan pengalaman. Dan ini yang sedang terjadi pada praktik-praktik pertanian oleh kaum muda. Diseminasi informasi dan teknologi tidak terkurung dalam lembaga-lembaga formal yang kaku dan rigid,” imbuhnya.