LANGIT7.ID - Dewasa ini institusi kepolisian tidak hanya terbatas bagi kaum lelaki saja. Banyak wanita, termasuk muslimah, yang bergabung ke institusi penegak hukum tersebut.
Di Amerika Serikat Maha Ayesh merupakan muslimah pertama berdarah Palestina-Amerika yang menjadi perwira polisi. Ia bergabung dengan Departemen Kepolisian Bartlett, Illinois Oktober lalu. Ayesh Sebelumnya ditempatkan sebagai terapis forensik yang mengevaluasi narapidana di penjara Kane County. Dia juga menjadi penghubung peradilan anak di Kane County.
“Saya petugas berhijab pertama di Illinois. Salah satu inspirasi terbesar saya adalah saya benar-benar ingin menantang hambatan budaya” kata wanita 31 tahun itu, dikutip Daily Herald, Selasa (26/10/2021). Illinois merupakan sebuah negara bagian Amerika Serikat. Negara bagian ini terletak di bagian tengah.
Ayesh menyebut jilbab bukan pemandangan umum bagi petugas polisi di Illinois. Kendati begitu, mayoritas masyarakat setempat tidak mempermasalahkan hal tersebut. Mereka berinteraksi dengan Ayesh secara positif.
Di sisi lain, Ayesh memiliki tugas berat. Selain mensyiarkan hijab, masyarakat Illinois juga tidak terbiasa bekerja dengan wanita berhijab. Namun ia mengaku ingin membawa perbedaan dengan membawa budaya baru untuk menunjukkan wanita berhijab juga bisa bekerja seperti polisi pada umumnya.
Ayesh mengaku dapat membantu departemen kepolisian memberikan layanan yang kompeten secara budaya, tidak hanya kepada komunitas muslim. Bartlett memiliki populasi etnis dan imigran yang berkembang, di mana 16 persen Asia dan hampir 13 persen dari latin.
“Saya ingin menunjukkan kepada wanita muslim di luar sana, mereka bisa melakukan ini (berhijab). Mereka bisa mendobrak penghalang dan tembok itu,” ucap Ayesh.
Baca Juga: Berkat Karateka AS Aprar Hassan, Kini Karateka Muslimah Boleh BerhijabMuslimah sudah mulai tampil di kancah internasional. Banyak muslimah yang mencapai puncak karir dan memecahkan rekor namun tetap mempertahankan keyakinan agama mereka. Di Selandia Baru, Zeena Ali membuat sejarah pada November 2020, dengan menjadi polisi berhijab pertama di negara tersebut.
Pada 2016, polisi Skotlandia menyatakan jilbab sebagai bagian opsional seragam untuk mendorong lebih banyak muslimah masuk ke kepolisian. Pada tahun yang sama, pemerintah Kanada mengumumkan, Royal Canadian Mounted Police akan mengizinkan muslimah mengenakan hijab.
(jqf)