Langit7, Tuban - Niat meringankan beban orang tua menjadi salah satu tujuan mulia dalam berwirausaha. Apalagi hal itu dilakukan demi sebuah pendidikan.
Seperti yang dilakukan mahasiswi di Tuban, Mutmainah (23). Demi meringkankan beban kedua orang tuanya, ia berupaya untuk mandiri dengan menjadi agen ikan hias, sekaligus pebudi daya ikan lele.
"Setidaknya saya tidak merepotkan kedua orangtua saya, meskipun saya mahasiswa di perguruan tinggi tapi saya harus tetap memiliki usaha agar membantu meringankan beban kedua orangtua saya," ujarnya dikanal Youtube Pemoeda Berdikari.
Baca juga: 93 Tahun Sumpah Pemuda, Anak Muda harus Kuasai Perekonomian DigitalMuslimah yang juga menjadi pengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah ini menyebutkan, mengeluarkan total modal sekitar hampir Rp4 juta. Dari modal tersebut ia gunakan untuk menjalankan usaha ikan hias dan budi daya lele.
"Alhamdulillah omzet lele sampai dua bulan sekitar Rp5 juta lebih. Sementara ikan hias masih berubah-ubah, karena kalau ada yang habis salah satu kita putarkan kembali untuk modal," jelasnya.
Baca juga: Kerjasama Blue Ekonomi Indonesia-Swedia Sumber Pertumbuhuan Ekonomi BaruKendati demikian, ia menyebutkan omzet ikan hiasnya lebih besar ketimbang dari budi daya lele. Pasalnya, harga jual ikan hias bisa melambung hingga dua kali lipat per ekornya.
Untuk itu, mahasiswi semester 8 ini menargetkan, ketika sudah mendapatkan gelar sarjananya akan berfokus untuk mengembangkan usahanya lebis besar.
"Motivasi terbesar dalam hidup saya adalah sebagai seorang pemuda kita harus bisa berdiri di atas kaki kita sendiri, karena tidak selamanya orang-orang akan membantu dan berada di sisi kita," tambahnya.
(zul)