Langit7, Jakarta - Produktivitas menjadi salah satu indikator kesuksesan bangsa. Untuk itu, keberhasilan, pengembangan, dan peningkatan produktivitas sangat dibutuhkan.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani mengatakan, produktivitas tidak hanya seputar internal perusahaan, tapi juga perlu memperhitungkan faktor eksternal.
"Selama 2003 sejak UU Tenaga Kerja dilahirkan sampai hari ini, perusahaan itu semakin efisien dan produktif, tapi tidak seiring dengan produktivitas secara nasional," ujarnya di Webinar Modeling Peningkatan Produktivitas Dunia Usaha dan Dunia Industri, Senin (1/11).
Baca juga: Indonesia Perlu Tingkatkan Produktivitas Pasca PandemiSehingga, lanjut dia, bukan produktivitas perusahaan yang perlu diperhatikan, melainkan lebih kepada bidang usaha. Menurutnya, selalu ada oknum yang kerap kali mengganggu produktivitas usaha.
"Kalau di internal InsyaAllah kita selalu bisa jalan, tapi yang sering menjadi penyebab tersendatnya produktivitas usaha adalah faktor eksternal yang biasanya berasal dari oknum nakal," jelasnya.
Baca juga: Indonesia-Inggris Perkuat Ekonomi Hijau Melalui Pembangunan Rendah KarbonUntuk itu, dia berharap melalui kegiatan modeling peningkatan produktivitas tersebut dapat melahirkan acuan yang dapat digunakan bagi dunia usaha.
"Berbicara kesempatan juga kita harus mengapresiasi lahirnya UU Cipta Kerja. Di mana terdapat berbagai kemudahan yang diberikan kepada para pengusaha," jelasnya.
Ia menambahkan, Indonesia saat ini sudah berada dijalur yang benar. Namun, untuk bisa meningkatkan produktivitas, tidak hanya dilakukan melalui internal, tapi juga faktor eksternal dunia usaha.
(zul)