LANGIT7.ID - - Shahana Hanif wanita berkebangsaan Bangladesh telah membuat sejarah dengan menjadi wanita Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Kota New York.
Shahana memenangkan pemilihan yang diadakan di Brooklyn kemarin dari Council District-39. Dia menerima 89 persen dari total suara, menurut Dewan Kantor Pemilihan. Satu-satunya lawannya dari Partai Konservatif hanya menerima 8 persen suara.
Shahana telah lama terlibat dalam politik di Brooklyn. Ia merupakan putri sulung Mohammad Hanif, salah satu penasihat Liga Awami Amerika Serikat. Kendati demikian rumah leluhurnya masih ada di Fatikchhari Upazila, Chittagong, Bangladesh.
Baca juga : Sosok Utsman bin Affan, 4 Kelebihan Sahabat yang Diangkat Jadi KhalifahIa dikenal sebagai wakil pemuda progresif dalam politik.
"Saya gembira dan merasa terhormat menjadi anggota muslim wanita pertama dalam sejarah Dewan Kota New York, serta wanita pertama yang menang di Distrik 39," kata Shahana dalam sebuah pernyataan setelah mengetahui kemenangannya tadi malam, seperti dilansir dari The Daily Star, Minggu (7/11/2021).
Tidak sekedar menjadi anggota dewan, Shahana punya target dan tujuan untuk membuat kota yang lebih baik lagi.
"Kami ingin menciptakan kota yang melindungi yang paling rentan, kota yang memiliki pendidikan yang adil, kota yang berinvestasi dalam solusi iklim yang lokal dan didorong oleh komunitas, kota di mana tetangga migran kami merasa didengar dan aman," katanya.
"Bahkan jika pemilihan selesai, kita semua harus terus muncul untuk tugas ini. Kita semua akan bekerja sama untuk membangun kota feminis dan anti rasis." kata Shahana.
Baca juga : Sosok Ustadz Jazir di Balik Masjid Jogokariyan YogyakartaDia juga mendesak orang-orang untuk mengesampingkan perbedaan mereka dan bekerja sama.
Kemenangan Shahana menandai tonggak penting, karena tidak ada perwakilan lain dari komunitas Bangladesh yang mampu membuat kemajuan signifikan sejauh ini.
Alhasil, kabar kemenangan Shahana Hanif membawa kegembiraan bagi para warga negara asing yang tinggal di New York. Semua orang memberi selamat kepada Shahana dan mendoakan yang terbaik untuknya, terlepas dari afiliasi politiknya.
(est)