Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

Kisah: Reaksi Sahabat Nabi Ketika Kiblat Dipindah ke Masjidil Haram

fajar adhitya Rabu, 10 November 2021 - 07:05 WIB
Kisah: Reaksi Sahabat Nabi Ketika Kiblat Dipindah ke Masjidil Haram
Kabah di Masjidil Haram tahun 1876. Foto: iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Ka’bah di Masjidil Haram Makkah merupakan kiblat umat Islam dalam menunaikan ibadah shalat. Namun, sebelum Ka’bah menjadi kiblat, umat Islam shalat menghadap Masjidil Aqsha di Yerussalem, Palestina.

Perubahan arah kiblat terjadi pada bulan Sya’ban. Sebelum terjadinya perpindahan kiblat, Rasulullah selalu mendongak ke atas, seolah menunggu wahyu Allah agar arah kiblat dipindahkan ke Ka'bah di Masjidil Haram.

Salah satu alasan yang disebutkan mufassir (ulama ahli tafsir) adalah Rasulullah tidak nyaman bila kiblat shalat umat Islam sama dengan kaum Yahudi. Rasulullah pun akhirnya mengambil posisi shalat sedemikian rupa sehingga tidak membelakangi Ka’bah dengan wajah yang menghadap Masjid Al Aqsha.

Baca Juga: Imam Besar Istiqlal: Penegakan Hukum Bagian dari Meneladani Rasul

Kisah perpindahan kiblat ini sebagaimana ditetapkan Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 144:

قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَىٰهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُۥ ۗ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

Arti: Sungguh Kami melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Al Kitab memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Baca Juga: Gambaran Fisik Rasulullah, Parasnya Tak Bisa Ditiru oleh Setan

Ada peristiwa menarik yang terjadi di kalangan sahabat saat ayat tentang pemindahan kiblat ini turun kepada Nabi Muhammad. Sebelum Allah menurunkan ayat ini, kaum muslimin menjalani shalat menghadap Masjidil Aqsa di Palestina selama 16 bulan.

Dari Umarah bin Aus radiallahu anhu, ia mengisahkan, suatu hari para sahabat sedang shalat Ashar berkiblat ke Masjidil Aqsha. Ketika sedang rukuk, tiba-tiba seorang pria berteriak di dekat pintu masjid, “Wahai suadara-saudara sekalian! Kiblat telah berubah…! Kiblat telah berubah…! Baru saja turun wahyu yang memerintahkan kita menghadap Ka’bah.”

Suara itu mengagetkan jamaah yang sedang shalat. Seketika saja saat itu juga para sahabat yang sedang shalat segera membelokkan badan ke arah Ka’bah dalam keadaan rukuk.

Baca Juga: Sosok Utsman bin Affan, 4 Kelebihan Sahabat yang Diangkat Jadi Khalifah

Baca Juga: 3 Kisah Pemimpin Dzalim yang Diazab Allah SWT

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)