Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home masjid detail berita

Ternyata Ini Rahasia Rasulullah Makruhkan Tidur Sebelum Isya

fajar adhitya Ahad, 14 November 2021 - 12:33 WIB
Ternyata Ini Rahasia Rasulullah Makruhkan Tidur Sebelum Isya
Tenda di tepi sungai. Foto: iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Liburan akhir pekan pada umumnya digunakan oleh setiap orang untuk bercengkrama dengan keluarga tercintanya, apakah dengan berkumpul di rumah atau mengunjungi tempat-tempat hiburan, perbelanjaan, dan kuliner untuk lebih mengeratkan hubungan emosional. Tanpa dirasa, kegiatan tersebut berakhir pada sore atau menjelang malam hari.

Jika sudah demikian, tentu saja tubuh akan terasa lelah dan kantuk pun segara datang. Bila kantuk tiba, seseorang biasanya akan langsung pulas terlelap tidur dan tak sempat melaksanakan shalat Isya berjamaah. Ada pula yang terbangun dan mengakhirkan shalat Isyanya.

Lantas, bagaimana hukumnya jika seseorang tidur sebelum melaksanakan shalat Isya? Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah memakruhkan orang yang tidur sebelum melaksanakan shalat Isya.

Baca Juga: Kisah: Ayah dan Anak yang Rajin Bangun Shalat Malam

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam kerap mengakhirkan shalat Isya, namun beliau tidak suka tidur sebelumnya dan tidak pula berbicara setelahnya (HR. Bukhari nomor 599 dan Muslim nomor 647).

Adapun alasan dimakruhkannya tidur setelah maghrib (atau sebelum isya) adalah, karena bisa jadi orang tersebut akan terus terlelap hingga terlewatkan kewajibannya untuk shalat Isya.

Baca Juga: Masjid Arab di Makassar Lambang Keberagaman, Berdiri di Tengah Kampung China

Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, maksud ngobrol dalam hadits ini ialah berbincang-bincang yang mubah jika dilakukan pada waktu lain. Adapun ngobrol dalam hal kebaikan seperti mengkaji ilmu, membicarakan kisah-kisah para salihin, membicarakan sesuatu yang ada kaitannya dengan kemuliaan aklak, menerima tamu, tidak dikategorikan makruh, bahkan mustahab atau dianjurkan.

Tak Baik untuk Kesehatan

Ternyata tidur sebelum Isya memiliki banyak efek buruk, salah satunya membuat kita kebablasan sampai pagi. Kondisi ini tidak baik bagi kesehatan, khususnya gangguan hati dan potensi mengalami kegemukan.

Baca Juga: 5 Masjid dengan Kubah Terindah, Nomor 4 Mirip Hagia Sophia

Masalah lainnya, saat bangun kita akan merasakan malas berkepanjangan, bisa jadi selama seharian di esok harinya. Itulah mengapa Islam melarang tidur sebelum Isya.

Di sisi lain, batas waktu shalat Isya yang panjang sering kali menjadi alasan bagi ummat Islam menyepelekan ibadah ini. Mereka sibuk mengerjakan urusan duniawi hingga lelah dan akhirnya tertidur.

Baca Juga: Pembersih Udara Desinfeksi Terbaik Hadir di Indonesia

Baca Juga: Hati Sering Gelisah? Yuk Berdzikir dengan Bacaan dari Alquran

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)