LANGIT7.ID, Jakarta - Akhir perkan biasanya diisi dengan liburan. Seorang muslim hendaknya mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Waktu senggang adalah nikmat yang Allah berikan kepada hambanya.
Karenanya, setiap muslim hendaknya bersyukur dapat menikmati waktu senggang. Rasulullah mengajarkan ummatnya agar tidak terlena dengan waktu senggang. Selain sebagai nikmat, waktu senggang yang dihabiskan dengan sia-sia hanya akan berakhir dengan tipu daya.
Baca Juga: Nilai Keagamaan Jadi Penentu Kualitas Pendidikan Disamping Kelengkapan Sapras Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, “Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. Barangsiapa yang memanfaatkan waktu luang dalam rangka melakukan ketaatan pada Allah, maka dialah yang akan bahagia.
Dunia merupakan lading untuk beramal, hendaklah benar-benar dijadikan renungan untuk senantiasa meningkatkan amal untuk meraih lading pahala di akhirat kelak.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Mesut Ozil: Jangan Pernah Saling Membenci Agar waktu senggang di akhir pekan senantiasa mendapat keberkahan, seorang muslim dapat melantunkan doa berikut ini. Dilansir NU Online, doa ini sering kita dengar dari orang-orang tua seusai shalat di mushalla dan di masjid.
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Baca Juga: Hati Sering Gelisah? Yuk Berdzikir dengan Bacaan dari AlquranLatin: Allȃhummaftah lanȃ abwȃbal khair, wa abwȃbal barakah, wa abwȃban ni‘mah, wa abwȃbar rizqi, wa abwȃbal quwwah, wa abwȃbas shihhah, wa abwȃbas salȃmah, wa abwȃbal ‘ȃfiyah, wa abwȃbal jannah. Allȃhumma ‘ȃfinȃ min kulli balȃ’id dunyȃ wa ‘adzȃbil ȃkhirah, washrif ‘annȃ bi haqqil Qur’ȃnil ‘azhȋm wa nabiyyikal karȋm syarrad dunyȃ wa ‘adzȃbal ȃkhirah. Ghafarallȃhu lanȃ wa lahum bi rahmatika yȃ arhamar rȃhimȋn. Subhȃna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mȃ yashifūn, wa salȃmun ‘alal mursalȋn, walhamdulillȃhi rabbil ‘ȃlamȋn.
Arti: Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur’an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat Yang Maha Pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.
Baca Juga: Wapres Dukung Pembangunan Kawasan Industri Halal GresikBaca Juga: Rasulullah Anjurkan Tidur dengan Lampu Mati, Ini Manfaat dari Sisi Medis(zhd)