Langit7, Jakarta - Pemerintah berupaya menghasilkan SDM mandiri lewat pesantren. Hal itu diwujudkan melalui kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan PT Astra International Tbk untuk mencetak para peternak ayam yang siap ekspor.
Dilansir Antara, sinergi itu diwujudkan dengan dilakukannya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama mengenai Pengembangan Ekosistem Kemitraan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) DSA antara Insan Madani dan PT Darbe Jaya Abadi (Darbe Meats).
Peternak ayam tersebut merupakan binaan Ikatan Pesantren Penggerak Ekonomi Masyarakat Desa Indonesia (Insan Madani) yang merupakan fasilitator lima sentra ayam Desa Sejahtera Astra (DSA) pesantren di Jawa Timur yaitu Al Azhar Aslich Mughny, Al Fatah, Mambaul Ulum, Anharul Ulum, dan Fathul Ulum.
“Melalui kerja sama ini, Darbe Meats berkomitmen untuk menjadi penjamin (off taker) dan fasilitator DSA pesantren untuk komoditas produk peternakan ayam," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi.
Baca juga: Ini Konsep Magnet Rezeki dari Ustadz NasrullahKe depan, lanjut dia, lima DSA pesantren yang tersebar di Blitar, Malang, dan Jombang akan menjadi pemasok ayam kepada Darbe Meats. Selanjutnya akan digunakan untuk memasok kebutuhan pasar dalam negeri dan global.
Sementara itu, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan menjelaskan, ruang lingkup kerja sama ini mencakup pemasaran produk ayam dan turunannya bagi pasar lokal dan internasional.
Juga pengembangan rantai pasok (value chain) produk ayam dan turunannya, serta pembinaan dan pelatihan bagi peternak DSA pesantren produsen produk ayam dan turunannya.
Ia juga menambahkan, kerja sama itu meliputi pula pemanfaatan ekosistem dan teknologi digital bagi para UMKM dan peternak binaan DSA, menghubungkan dan mencocokkan (link and match) produk ekspor.
Serta memfasilitasi pemasaran melalui kerja sama dengan para pemangku kepentingan ekspor di luar negeri, seperti Indonesian Trade Promotion Center, Atase Perdagangan RI, Kedutaan Besar RI, dan diaspora.
“Kami berharap kerja sama ini dapat membawa hasil konkret melalui peningkatan nilai ekspor produk ayam Indonesia dan peningkatan kesejahteraan peternak kecil yang dibina oleh DSA pesantren,” katanya.
Baca juga: Santri Ini Sukses Bisnis Durian, Bisa Jual 15 Ton dalam SebulanSebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama lima tahun terakhir (2016-2020), nilai ekspor daging ayam Indonesia tumbuh dengan tren 16,9 persen per tahunnya.
Adapun negara tujuan ekspor utama daging ayam Indonesia yaitu Jepang, Timor Leste, Papua Nugini, Qatar, Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Australia.
(zul)