LANGIT7.ID, Jakarta - Perempuan asal Bangka Belitung Fariliyn bersama keluarganya mengembangkan susu Imun So yang diformulasikan untuk memperkuat imunitas tubuh. Minuman ini diyakini bisa menangkal virus dan mempercepat penyembuhan bagi pasien Covid-19.
Fariliyn mengatakan, dia bersama Tim Indonesia Stop Covid mengembangkan minuman ini karena tergugah hati melihat betapa banyak korban wabah virus tersebut.
"Awal Maret kami mencetus ide untuk membuat Imun So untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus," kata dia di Kantor Gubernur Bangka Belitung (Babel), Sabtu (17/7/2021).
Dia bersama timnya masih terus mengembangkan Imun So agar mendapat perizinan dan hak paten. Meski begitu dia ingin membantu masyarakat lebih dulu dengan menyerahkan 1.000 botol minuman tersebut kepada warga yang terpapar Covid-19.
"Imun So saat ini masih ada untuk kalangan terbatas. Bagi masyarakat umum yang membutuhkan bisa menghubungi call centre kami. Untuk harga kami tidak mematoknya," katanya.
Fariliyn memberikan 1.000 paket Imun So kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, dan Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi.
"Kita bersyukur dan terimakasih kepada Fariliyn dan keluarga atas bantuan ini. Semoga Imun So ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam melawan Covid-19," ujarnya.
Imun So ini selanjutnya oleh Gubernur diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Babel, Andri Nurtito dan Direktur RSUD Ir Soekarno Babel, dr Armayani, untuk segera didistribusikan ke pasien yang membutuhkan.
"Minuman ini akan segera kita distribusikan kepada pasien dan masyarakat yang membutuhkan. Sebelumnya telah terbukti dari tujuh orang pasien telah sembuh setelah meminumnya," ujarnya.
Sementara Direktur RSUD Ir Soekarno Babel, dr Armayani mengatakan bantuan yang diterima ini oleh pihak rumah sakit akan dilakukan uji klinis lebih dahulu.
Setelah ini Imun So dapat direkomendasikan jadi salah satu modelitas peningkatan imun. Pihaknya juga melakukan penelitian ilmiah kepada beberapa pasien yang sedang dirawat, dengan tolak ukur berapa nilai swab PCR-nya.
(bal)