LANGIT7.ID, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan Gerakan Nasional MUI Penanganan Covid-19 varian Delta dan Pemulihan Ekonomi 2021. Gerakan tersebut bertujuan menanggulangi dampak Covid-19 varian Delta sekaligus mendorong pemulihan ekonomi bersama semua elemen termasuk pemerintah.
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wakil Presiden Republik Indonesia Kia Haji (KH) Maruf Amin saat pertemuan dengan ulama dan pengurus MUI pusat dan daerah. Ketua Bidang Ekonomi MUI Lukmanul Hakim menyampaikan, MUI fokus dalam penyediaan vaksin, penyediaan obat-obatan sesuai rekomendasi, ketersediaan oksigen, masker,
handsanitizer, ambulans, dan ruang perawatan darurat di rumah sakit untuk warga.
Rencananya MUI akan melibatkan semua unsur pemangku kebijakan dengan target warga isolasi mandiri maupun dalam perawatan di rumah sakit. Di samping itu, MUI juga akan mengurusi pengurusan jenazah, ketersediaan peti, pemandian dan penguburan. Lukmanul, mengimbau masyarakat ikut ambil bagian dalam gerakan solidaritas nasional saling bantu dan saling kawal.
"Gerakan ini bertujuan untuk bersama-sama pemerintah dalam percepatan penanganan dampak pandemi covid-19 dalam kesehatan dan ekonomi," kata Lukmanul dalam keterangan resmi yang diterima Langit7.id, Ahad (18/7/2021).
Sedangkan pemulihan ekonomi berfokus pada tiga hal, ketersediaan pangan pada situasi PPKM Darurat warga secara umum serta untuk isolasi mandiri maupun dalam perawatan di rumah sakit, memberikan stimulus kepada UMKM melalui skema lembaga keuangan dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat miskin baru terdampak pandemi," katanya.
MUI akan mendata masyarakat miskin baru. Termasuk di dalamnya kategori dai, ustadz, pemuka agama, pekerja informal, pengurangan tenaga kerja dampak pandemi serta masyarakat yang tidak terdaftar dalam jaring pengaman sosial pemerintah, baik melalui RT/RW, jaringan pemangku kepentingan maupun kanal lainnya.
"MUI menyerukan untuk seluruh ummat muslim, khususnya membangun solidaritas nasional, dimulai dari kepedulian terhadap tetangga dan lingkungan sekitar rumah," ucapnya.
(asf)