LANGIT7.ID, Jakarta - Kecanggihan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) merupakan peluang bagi umat Islam untuk memperluas dakwah rahmatan lil alamin. Pendakwah dituntut mampu menghadirkan konten-konten dakwah kreatif dalam ruang-ruang virtual.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr Ahmad Sarbini mengatakan, perkembangan TIK tidak hanya memunculkan era baru, tapi juga melahirkan masyarakat digital. Dunia digital yang semakin canggih ini tidak boleh lepas dari pengamatan dakwah Islam.
“Bagaimana memanfaatkan perkembangan media digital yang sangat canggih ini menjadi media yang efektif bagi kegiatan dakwah Islam,” katanya dalam Konferensi Dakwah dan Media Islam virtual bertajuk “Prospek Dakwah Digital di Era Pandemi: Peluang, Tantangan dan Dinamika” dikutip Rabu (1/12/2021).
Baca Juga: Bolehkah Menyindir Lewat Status Media Sosial? Ini Kata Ustadz Zacky MirzaTren penggunaan media internet sebagai ruang transmisi pesan-pesan yang terus meningkat adalah peluang bagi para pendakwah untuk mengamplifikasi nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin. Jangan ada sejengkalpun yang luput dari kajian ilmu dakwah, termasuk berkaitan dengan dakwah digital.
“Sebagai umat Islam, kita mesti cekatan memanfaatkan teknologi digital untuk diseminasi pesan-pesan positif, terutama pesan Islam,” ujarnya.
Baca Juga: Bagaimana Hukumnya Menikahi Perempuan dalam Kondisi Hamil?Sarbini menambahkan bahwa keberadaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang didalamnya melahirkan akademisi, praktisi, dan kader-kader dakwah harus memberikan dampak signifikan dalam kehidupan masyarakat.
“Karenanya, kita mesti siap mengkaji berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan keseharian umat, dalam hal ini ruang virtual adalah prospek dakwah Islam yang harus dipikirkan secara matang melalui penyiapan SDM dan infrastruktur dakwah digita,” ujarnya.
Baca Juga: Bagaimana Jika Suami Tidak Terbuka Masalah Gaji pada Istri?Baca Juga: Cara Kiai Maung Sentuh Hati Preman dan Anak Jalanan, Ajak Kembali ke Jalan Hidayah(zhd)