LANGIT7.ID, Jakarta - Institusi pendidikan saat ini dinilai telah bertolak belakang dari makna sekolah itu sendiri. Sekolah berasal dari bahasa Yunani;
schole yang bermakna waktu luang, sementara saat ini sekolah menjadi lembaga dengan waktu yang mengikat.
Demikian disampaikan seorang guru sekaligus youtuber Guru Gembul saat diskusi bertajuk 'Sekolah Telah Mati, Kitalah Pembunuhnya' di area Masjid Sunda Kelapa Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Remaja Masjid Sunda Kelapa (Riska).
"Kalau dikatakan sekolah telah mati sesungguhnya tidak mati, ini adalah plesetan dari perkataan Nietze, tuhan telah mati, kitalah pembunuhnya," kata Guru Gembul kepada
LANGIT7.ID.
Baca Juga: Hindari Ibukota, Justru Sukses Kembangkan Usaha PeternakanIa menjelaskan, maksud sekolah telah mati itu karena setiap peserta didik dan tenaga pendidik tidak lagi memiliki waktu luang. Menurut dia, selama waktu luang diatur oleh orang lain, di situlah sekolah telah mati.
"Tetapi sekolah sebagai institusi tidak mati karena ada bukti siswanya. Sebab hal yang benar secara individu bisa salah secara komunal," katanya.
Baca Juga: SMAN 9 Tangsel & SMPN 19 Jaksel Juarai Festival Tari Ratoh JaroeDiskusi tersebut bertempat di Food Court Masjid Sunda Kelapa dan dihadiri beberapa komunitas. Di antaranya komunitas Ruang Dialogika, Paguyuban Mahasiswa Rantau, LDK Himmasta Unas, SouthJKTStudent, Merial Institute, FOSDKI Jakarta, Rohis DKI, dan Forlik UIN Jakarta, dan Ketua Forum GenRe Indonesia, Nanda Rizka.
Baca Juga: Kisah RA Kartini Nyantri ke KH Sholeh Darat(zhd)