Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home masjid detail berita

Bolehkah Pengantin Menjamak Shalat karena Harus Layani Tamu?

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 14 Desember 2021 - 10:07 WIB
Bolehkah Pengantin Menjamak Shalat karena Harus Layani Tamu?
Ilustrasi seorang muslim melaksanakan shalat Jamak Qashar karena suatu keperluan. Foto: iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Penghujung tahun 2021 merupakan momentum istimewa bagi kawula muda-mudi yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada sebagian dari mereka yang mengambil tanggal unik, seperti Ahad (12/12/2021) kemarin atau pada saat awal tahun (1/1/2022).

Tentunya bagi mereka yang melaksanakan resepsi atau walimatul ursy akan cukup kerepotan karena harus melayani tamu yang datang. Akan tetapi, kewajiban mendirikan shalat tidak boleh tertinggal saat dalam keadaan yang cukup sibuk dan padat.

Shalat merupakan ibadah yang wajib dijalankan oleh umat islam. Shalat lebih utama dilaksanakan berjamaah dan di awal waktu. Namun, hal ini sering terlewatkan ketika kita sedang melakukan suatu kegiatan penting.

Baca Juga: Masjid di Pangkalan Militer Kanada Picu Kekhawatiran Komunitas Muslim

Solusinya, salat jamak atau jamak qasar. Salat jamak merupakan salat yang dilaksanakan dengan mengumpulkan dua salat wajib dalam satu waktu, seperti salat Zuhur dengan Asar dan salat Magrib dengan Isya. Salat qasar ialah salat yang dilaksanakan dengan memendekkan jumlah rakaat, seperti empat rakaat menjadi dua rakaat.

Selain itu, menjamak salat juga tidak dapat dilakukan secara sembarangan, ia memiliki syarat tersendiri. Salah satunya, yaitu ketika seseorang sedang bepergian dengan tidak bertujuan maksiat. Kemudian, bagi pengantin baru yang sedang walimatul ursy dan selalu menerima tamu. Hal ini dapat tergolong karena adanya suatu hajjah (kebutuhan) dan masyaqqah (kesulitan) serta tidak menjadi kebiasaan.

Baca Juga: BSI: Masjid Dapat Tingkatkan Penetrasi Perbankan Syariah

Ibnu Sirrin, Asyhab pengikut Imam Malik, dan al-Qaffal mengatakan “Sejumlah imam berpendapat tentang diperbolehkannya menjamak shalat di rumah karena ada keperluan bagi orang yang tidak menjadikannya sebagai kebiasaan”.

Baca Juga: Mengenal Mushalla Executive Senayan City, Luas dan Bersih

Baca Juga: Makin Tren, Motif Sajadah Banyak Tawarkan Corak Menarik

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan