LANGIT7.ID - , Jakarta - Baru-baru ini ada kejadian seorang suami yang tinggal jalan Bumi Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat, tega menyiksa istrinya sendiri. Suami berinisial BA ini menyiksa istrinya dalam kondisi telanjang tanpa busana, kemudian direkam dan videonya di sebar di dunia maya.
Oknum berinisial BA yang sudah ditangkap oleh jajaran dari Polrestabes Bandung ini memiliki fakta terbaru yang terungkap. BA mengaku menyiksa istrinya karena terbakar cemburu ssetelah ia memeriksa handphone yang dipegang oleh istrinya.
Baca juga: Ketika Istri Bekerja, Apakah Suami Masih Wajib Menafkahi? Begini Pandangan IslamBA nekat melakukan aksinya karena tak suka istrinya memiliki akun media sosial TikTok. Berdasarkan pemeriksaan sementara, BA mengaku merasa gelap mata usai melihat akun TikTok sang istri hingga akhirnya melakukan tindakan kekerasan.
Haram Bagi Suami Menyebar Aib Istri
Menghukum istri apapun kesalahannya, tidak layak hukuman yang diberikan seorang suami dengan cara yang justru mengumbar aib istri sendiri. Suami adalah pemimpin berikut juga pelindung dalam rumah tangga.
Fitrah seorang istri memang membutuhkan pengarahan dari suami, seperti dalam sebuah hadist yang artinya: “Perempuan tidak akan mampu lurus selamanya. Jika kamu merelakannya meski ada kebengkokan itu, kamu akan bahagia bersamanya. Tetapi jika kamu memaksa meluruskan kebengkokannya, kamu akan membuatnya patah, yaitu perceraian.” (HR. Muslim).
Pengertian dari hadits ini adalah bahwa fitrahnya perempuan itu untuk dibimbing oleh suaminya sebagai pengayom, jika ada kesalahan berikanlah arahan yang baik. Bukan malah menyebarkan aib atau keburukannya. Seperti yang dijelaskan dalam Alquran yang berbunyi:
”هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ”
Artinya:
“Istri-istri adalah pakaian untuk kalian. Demikian pula kalian merupakan pakaian untuk mereka”. (QS. Al-Baqarah: 187)
Maknanya adalah suami dan istri hendaknya saling menutupi satu sama lain yang diibaratkan sebuah pakaian. Saling menjaga terhadap apapun keburukan atau kekurangan yang ada di dalam rumah tangga.
Analogi fungsi pakaian dalam hadist tersebut adalah melindungi kala hujan, meneduhkan saat panas, menjaga kehormatan dan menutupi hal-hal yang terlarang untuk diketahui orang lain (aurat).
Untuk itu, hendaknya tidak menceritakan aib pasangan dengan menjaga hubungan yang baik, selagi masih menjadi pasangan suami dan istri.
Baca juga: Istri Sukses Berkarir, Suami Urus Rumah Tangga, Bagaimana Pandangan Islam?Dalam hadist dari Abu Sa’id al-Khudriy berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di hari kiamat adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan istrinya, kemudian membeberkan rahasia istrinya tersebut,” (HR Muslim).
Membeberkan aib istri akan membuat kedudukan suami paling buruk di hari kiamat, terlebih membeberkannya dalam bentuk video yang membuat miris banyak orang yang melihatnya.
(est)