Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 29 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kiprah Ulama Nusantara sampai Afrika Selatan, Ini Buktinya

mahmuda attar hussein Sabtu, 18 Desember 2021 - 08:00 WIB
Kiprah Ulama Nusantara sampai Afrika Selatan, Ini Buktinya
Area pemakaman ulama nusantara di Port Elizabeth, Afrika Selatan. Foto: KJRI Cape Town
Ulama nusantara tidak hanya berperan penting dalam penyebaran Islam di Tanah Air, tapi juga sampai ke belahan dunia lainnya.

Kiprah ulama nusantara ternyata juga memiliki andil dalam pembentukan pondasi dan penyebaran awal agama Islam di Afrika Selatan. Hal itu dibuktikan dari adanya area pemakaman ulama nusantara di Port Elizabeth, Afrika Selatan.

Belum lama ini, KJRI Cape Town berkunjung ke area pemakaman tersebut, sekaligus berdiskusi dengan Ketua Komunitas Cape Malay, Yusuf Agherdien beberapa waktu lalu.

Baca juga: Gus Miftah: Meski Dinomorduakan, Pesantren Lebih Unggul dalam Pendidikan Akhlak

Area makam itu berjarak 748 km dari Cape Town. Di area ini terdapat puluhan makam dengan batu nisan yang dipahat dengan aksara Arab Jawi.

Salah satu batu nisan diterjemahkan oleh Askolani, santri asal Pekalongan yang sedang berada di Port Elizabeth.

“Abu Raffie bin Maulana Ngobaa Jawi asal Banten pulang ke Rahmatullah, umurnya 78 tahun 6 bulan daripada dua likur malam rabu waktu Isya bulan rabiul akhir hijriyah tahun 1277 Hijriyah," katanya mengartikan tulisan aksara Arab Jawi di salah satu nisan.

Yusuf Agherdien meminta dukungan KJRI Cape Town dalam pelestarian makam ulama asal Indonesia yang berada di Port Elizaberth. Dirinya juga akan mengusulkan ke pemerintah setempat agar area pemakaman itu ditetapkan sebagai warisan nasional Afrika Selatan.

Baca juga: Menjadi Guru Ala Rasulullah, Mengajar dengan Hati dan Pandangan Kasih Sayang

Selain itu, jika sudah ditetapkan sebagai warisan nasional, dia berharap agar batu nisan asli nantinya dapat ditempatkan di museum. Sementara di area pemakaman digantikan dengan replika.

Tidak jauh dari area makam, terdapat Strand Street Masjid yang merupakan masjid pertama di Port Elizabeth yang selesai dibangun pada Juni 1866. Diketahui, masjid itu merupakan wakaf dari rumah Abu Salie Nabie, ulama nusantara yang merupakan saudara Abu Raffie.

Makam di area Port Elizabeth dan masjid Strand Street tersebut menjadi bukti peran ulama nusantara dalam penyebaran awal Islam di Afrika Selatan.

Baca juga: Gus Baha Sebut Santri Bisa Didik Profesor tapi Profesor Banyak Kesulitan Tanamkan Akhlak

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 29 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)