LANGIT7.ID - Almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah asal pilih fakultas bahkan tak pernah menamatkan kuliah. Namun siapa sangka, sosok Presiden keempat RI itu ternyata mengoleksi 10 gelar honoris causa dari universitas ternama dunia. Hal itu membuktikan kejeniusan seorang Gus Dur.
Selepas menyelesaikan pendidikan di pesantren, Gus Dur memang mendapat beasiswa dari Departemen Agama untuk kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Dia lalu menyusul KH Mustofa Bisri yang juga hendak kuliah di kampus yang sama. Keduanya memang dikenal bersahabat.
Namun hal lucu terjadi saat sudah di Mesir. Gus Dur bingung hendak masuk fakultas apa. Dia pun dengan enteng memilih fakultas yang dimasuki Gus Mus. Hingga suatu ketika saat kuliah pertama dimulai, dia kaget, sebab mata kuliah yang diajarkan telah ia pelajari di pesantren.
Alhasil, Gus Dur pun memutuskan keluar dan tak pernah kuliah lagi. Menurut Gus Mus, Gus Dur lebih banyak nonton film dan berkunjung ke perpustakaan daripada kuliah.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Tentang Gus Dur, Kuasai 6 Bahasa Asing hingga Tak Punya Dompet
Hal itu yang membuat Gus Dur tidak pernah mendapat gelar sarjana. Saat minggat dari Al-Azhar, dia melamar sempat melamar kuliah jurusan sastra sebuah universitas di irak. Ia diterima.
Namun di sana sama saja. Gus Dur tak pernah betah. Hingga pulang ke Tanah Air, tak satupun gelar sarjana yang sandang. Meski begitu, kecerdasan Gus Dur melebihi sarjana, bahkan lulusan doktor sekalipun.
Dia memiliki banyak kontribusi untuk negeri ini. Tak hanya bagi bangsa Indonesia, dia juga memiliki peran penting dalam rangka menjaga kedamaian dunia. Tak perlu dengan perkataan yang menyakiti banyak pihak, diksi yang dia sampaikan selalu meneduhkan hati.
Tak perlu bertanya kepada orang lain tentang agama mereka, Gus Dur mengajarkan untuk mengedepankan kemanusiaan. Masih banyak lagi hal-hal yang diajarkan untuk anak-anak bangsa.
Maka tak heran jika Gus Dur dianugerahi gelar doktor honoris dari kampus-kampus ternama di dunia. Setidaknya tercatat dia mendapat gelar bergengsi tersebut. Pada tahun 2000, dia mendapatkan gelar doktor honoris dari Universitas Thammasat, Thailand. Pada tahun yang sama, dia juga mendapatkan gelar doktor dari Asian Institute of Technology, Thailand dan dari Universitas Jawaharlal Nehru, India.
Baca Juga: 7 Humor Gus Dur yang Bikin Ngakak, dari Soal Bola hingga Pesantren
Pada tahun itu juga, dia mendapat gelar doktor honoris dari Universitas Sorbonne, Perancis dan dari Universitas Chulalongkorn, Thailand. Tak mau ketinggalan, Universitas Twente, Belanda juga memerikan gelar serupa atas prestasi-prestasi Gus Dur.
Dua tahun setelah, tepatnya pada 2002, dia mendapatkan doktor honoris dari Universitas Soka Gakkai, Jepang. Lalu pada 2003, dia mendapatkan gelar serupa dari Universitas Konkuk, Korea Selatan. Dia juga mendapat gelar itu dari Universitas Netanya, Israel dan dari Universitas Sun Moon, Korea Selatan.
(jqf)