LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menjalin kerja sama pengembangan Jaminan Produk Halal (JPH). Kedua pimpinan lembaga melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.
Penandatanganan MoU berlangsung di VIP Room Masjid Istiqlal Jakarta, bersamaan Kick Off Istiqlal Halal Expo dan Press Conference Milad ke-44 Masjid Istiqlal. Agenda ini diyakini akan menguatkan pertumbuhan dan ekosistem produk halal nasional.
"Saya mengapresiasi inisiatif Masjid Istiqlal, dan ini telah memberi
uswah khususnya bagi seluruh masjid se-Indonesia, bahwa masjid bukan hanya sebagai pusat kegiatan ritualitas ibadah semata,” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham akhir pekan ini, dikutip Ahad (9/1/2022).
Baca Juga: Ini 7 Restoran Halal di Kuala Lumpur yang Bikin Ketagihan Aqil Irham meyakini, produk halal berbasis masjid akan menguatkan ekosistem halal di Indonesia. Sebagaimana masjid yang dibangun Rasulullah Saw, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kegiatan untuk menata kehidupan masyarakat serta membangun peradaban bangsa.
"Dan ini menjadi
benchmark Masjid Istiqlal yang menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan termasuk ekonomi, budaya, dan peradaban bangsa," kata Aqil Irham. Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengatakan bahwa masjid Istiqlal merupakan rumah kebanggaan umat di Indonesia. Bahkan, menjadi kiblat peradaban dunia Islam masa depan.
Baca Juga: Sowan ke PBNU, Menag Siap Jalin Kerja Sama dengan Seluruh Ormas "Kita akan tunjukkan bahwa masjid adalah benar-benar rumah kemanusiaan untuk mengangkat martabat kemanusiaan itu sendiri tanpa melihat agama apapun, jenis kelamin apapun," kata Nasaruddin Umar.
"Jadikanlah Masjid Istiqlal sebagai arena pengabdian. Bukan hanya untuk memberdayakan Masjid Istiqlal itu sendiri, tetapi kita mengobsesikan bagaimana Istiqlal memberdayakan umat. Jadi kita memberdayakan masjid tapi sekaligus juga masjid memberdayakan kita." imbuhnya.
Sejak diresmikan pada 23 Desember 2020, Istiqlal Indonesia Halal Center (IIHC) mendapat dukungan dari berbagai pihak agar Masjid Istiqlal menjadi bagian dari Halal Hub Indonesia yang berdaya saing global.
Dalam satu tahun terakhir, program IIHC telah berhasil membangun ekosistem UMK produk halal bersama institusi terkait, melalui program pelatihan dan pendampingan dalam wadah
business incubator center, halal center, business matching, pengembangan
e-commers (e-istiqlal), dan forum diskusi bersama bagi pelaku UMK produk halal. Juga, akselerasi produk untuk masuk ritel dan ekspor.
Baca Juga: Dituding Tak Transparan, LPPOM MUI: Laporan Audit Kami Selalu WTP(zhd)