Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 30 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Cegah Gangguan Saraf, Setop Gaya Hidup Sedentary dan Lakukan Senam Neuromove

Fifiyanti Abdurahman Senin, 10 Januari 2022 - 16:27 WIB
Cegah Gangguan Saraf, Setop Gaya Hidup Sedentary dan Lakukan Senam Neuromove
Gerakan stretching atau peregangan dapat menghindari cedera dan mencegah gejala neuropati. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Spesialis Kedokteran Olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) Ade Jeanne Domina L. Tobing mengingatkan pentingnya aktivitas fisik dan latihan fisik yang baik, benar, terukut, dan teratur.

Gaya hidup sedentary yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk berjam-jam dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular atau penyakit kurang gerak seperti diabetes melitus, kegemukan, tekanan darah tinggi, osteoporosis termasuk gejala neuropati akibat penyakit.

Baca juga: Waspadai Kebas dan Kesemutan, Bisa Jadi Gejala Kadar Gula Tinggi

Di masa pandemi seperti saat ini membuat orang cenderung mengasup gaya hidup sedentary yang jarang bergerak. Menurut dr Ade Jeanne harus ada keseimbangan antara asupan makanan dengan aktivitas fisik.

“Salah satu cara untuk mencegah neuropati, perlu melakukan latihan fisik seperti senam Neuromove." kata dr Ade Jeanne dalam keterangan tertulis yang ditulis Langit7 pada Senin (10/1/2021).

Neuromove sendiri gerakannya didesain khusus untuk mengaktifkan sel-sel saraf dan meningkatkan fungsi saraf serta otak kanan-kiri, sehingga fungsi kognitif seperti memori, emosi, konsentrasi menjadi lebih baik.

"Selain mencegah neuropati, Neuromove juga dapat meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot, serta meningkatkan ketahanan jantung –paru dan peredaran darah,” papar dr Ade Jeanne yang menciptakan senam Neuromove di tahun 2015.

Senam ini mengandung gerakan-gerakan dasar senam dan gerakan-gerakan khusus, seperti menyilang batang tubuh, koordinasi bola mata, tangan, keseimbangan, dan fokus pada gerakan stretching untuk peregangan yang dapat menghindari cedera dan mencegah gejala neuropati.

Gerakan senam Neuromove yang berdurasi 30 menit terdiri dari Latihan Pemanasan (aerobik intensitas ringan dan peregangan), Gerakan Inti (aerobik intensitas sedang dengan ketrampilan dan keseimbangan), dan diakiri dengan Latihan Pendinginan.

Baca juga: Penjelasan Medis Dzikir Beri Ketenangan: Neuron Otak Terakses Lalu Menuju Sistem Saraf

Dalam sebuah studi NENOIN tahun 2018 yang didukung oleh P&G Health, menunjukkan bahwa gejala neuropati seperti tangan kesemutan dan kebas dapat diredakan hingga 62,9% dalam 3 bulan. Jika penderita penyakit neuropati mengkonsumsi kombinasi vitamin neurotropik yang mengkombinasikan antara vitamin B1, vitamin B6 dan B12.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 30 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)