Langit7, Jakarta - Bisnis
food truck atau truk makanan belakangan sudah cukup menjamur di Indonesia. Sesuai namanya, dalam model bisnis ini, seorang pengusaha makanan menjajakan produk makanannya dengan menggunakan sebuah truk.
Biasanya, kendaraan yang digunakan sudah mendapatkan sentuhan modifikasi menarik, seperti dapur mini dan meja kecil. Selain itu, menu yang dihadirkan pun cukup beragam, seperti nasi goreng, varian mi, dan varian minuman kopi.
Jika mendengar menu tersebut, tentu masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi. Tapi jika
food truck dengan menu Indonesia hadir di luar negeri, tentu akan lain ceritanya.
Baca juga: Penyanyi Kawakan Yusuf Islam Sumbang Kereta Perdamaian untuk Kota ChristchurchSeperti
Nani's Food Truck yang hadir di Kota Wollongong. Truk makanan itu adalah milik Diaspora Indonesia di Australia.
Bahkan, truk makanannya itu berhasil terpilih sebagai
Top Three Best Food Truck versi website
Three Best Rated.
Adapun menu yang dihadirkan Nani, sang pemilik, yakni berupa makanan khas Indonesia seperti nasi goreng, mi goreng, lumpia goreng, rendang, dan nasi campur.
Nani's Food Truck terpilih karena tingginya penilaian dan testimoni para pelanggan.
“Bisnis
food truck ini penuh dengan kerja keras, namun hasilnya sangat
rewarding," ujar Ibu Nani seperti dilansir KJRI Sydney, Senin (10/1).
Sebagai pemilik sekaligus Diaspora Indonesia di Australia, Nani ternyata memulai bisnisnya sejak 2019 silam. Dia menuturkan, proses perizinan usaha
food truck di Australia hanya memakan waktu 2 bulan.
Baca juga: Islam Punya 5 Cara Sembuhkan Trauma Hati, Apa Saja?Menurut salah satu pelanggan, Steven, dia mengetahui lokasi jualan
Nani's Food Truck melalui media sosial.
“Saya sangat suka dengan makanan padang, apalagi dendeng dan baladonya," jawab Steven, yang fasih berbahasa Indonesia.
Di kesempatan itu, KJRI Sydney juga memperkenalkan destinasi wisata dan makanan nasional Indonesia kepada para pengunjung
Nani's Food Truck. Dengan membagikan
goodie bag berisi brosur destinasi wisata Labuan Bajo, Bali, Borobudur, dan Joglosemar, serta bumbu siap pakai, santan, dan bumbu gado-gado.
Baca juga: Cegah Gangguan Saraf, Setop Gaya Hidup Sedentary dan Lakukan Senam Neuromove(zul)