Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menegaskan pentingnya program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun global.
Prancis bersama Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal siap akui negara Palestina saat Sidang Umum PBB. Langkah ini menekan Israel di tengah perang Gaza dan sorotan dunia pada solusi dua negara.
Gubernur Banten, Andra Soni menunjukkan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan dunia usaha. Dalam pertemuan bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Banten, ia menyatakan siap menerima masukan dari para pelaku usaha agar kebijakan lebih tepat sasaran.
Iga Swiatek melaju ke final Korea Open 2025 usai kalahkan Maya Joint dan Barbora Krejcikova di Seoul. Swiatek akan hadapi Ekaterina Alexandrova pada laga puncak.
Jadwal perempat final Korea Open 2025 menampilkan duel sengit Iga Swiatek vs Barbora Krejcikova serta Alexandrova, Tauson, dan Siniakova. Simak detailnya!
Tiga bulan menjelang pergantian tahun 2025 menjadi tahun 2026, pemerintah telah menetapkan 17 hari libur nasional dan delapan hari cuti bersama untuk tahun depan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta maaf atas kasus keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di sejumlah daerah.
Sebuah gelang emas berusia 3.000 tahun milik Firaun hilang dari museum di Kairo, Mesir. Kementerian Pariwsata dan Purbakala Mesir mengatakan, gelang tersebut sedang direstorasi di laboratorium museum.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon bertemu penyelenggara Jakarta World Cinema 2025, dorong film sebagai diplomasi budaya dan perkuat ekosistem sinema Indonesia.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menegaskan IPO bukan privatisasi, melainkan strategi pembiayaan kreatif untuk penggantian pipa tua, digitalisasi, dan smart water system tanpa membebani APBD.
Jakarta hadapi ancaman serius penyediaan air bersih. Intrusi laut, 13 sungai tercemar, hingga pipa tua bocor membuat PAM Jaya rugi Rp1 triliun per tahun.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah untuk mengevaluasi secara menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usulan ini menyusul berulangnya kasus keracunan makanan yang menimpa siswa dan santri di sejumlah daerah.