BPJPH ajak mahasiswa aktif bangun ekosistem halal. UIN Walisongo siap dirikan Fakultas Industri Halal, dorong sertifikasi dan literasi produk halal nasional.
Indonesia promosikan kepemimpinan industri halal global di Kazan Forum 2025, dorong kerja sama sertifikasi halal lintas negara demi ekosistem halal dunia.
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), mengakui peran Nahdlatul Ulama mendukung arah kebijakan nasional terkait industri halal, dan mengidentifikasi strategi
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan optimistis bahwa industri halal akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendongkrak pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
MUI menyoroti urgensi penguatan ekonomi syariah sebagai solusi mengatasi kesenjangan sosial di tahun 2025. Lembaga ini mendorong pemerintah menghadirkan kebijakan yang berfokus pada pengembangan industri halal, keuangan syariah, dan optimalisasi dana sosial untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Penerapan sertifikasi halal wajib menjadi momentum strategis bagi industri Indonesia meraih pasar global senilai Rp20.670 triliun. Didukung populasi Muslim terbesar dunia dan pertumbuhan sektor wisata halal, Indonesia siap menjadi pemain kunci dalam industri halal internasional.
Potensi ekonomi Islam terbentang luas, menyasar seperempat populasi dunia. Indonesia berpeluang menjadi penggerak utama, terutama di sektor halal food dan industri modern. Optimalisasi lahan menganggur dan sinergi SDM menjadi kunci. Dengan inovasi sistem kerjasama syariah, dunia Islam dapat membangun kekuatan ekonomi baru yang kompetitif di kancah global.
BPJPH raih penghargaan bergengsi Detikcom Award 2024 sebagai Lembaga Inovatif Penggerak Ekosistem Halal. Transformasi layanan sertifikasi halal yang mudah dan cepat berdampak positif bagi masyarakat. Indonesia naik peringkat dalam industri halal global. BPJPH dukung UMKM dan perkuat ekosistem halal lewat digitalisasi dan inovasi layanan.
Sektor ekonomi syariah Indonesia semakin diakui di kancah global, bersaing dengan negara-negara berbasis ekonomi syariah yang kuat seperti Malaysia dan Arab Saudi.
Indonesia memperlihatkan ambisi besarnya dalam industri halal global melalui strategi komprehensif yang mencakup pangan halal dan modest fashion. Dengan memanfaatkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal, Indonesia bertekad menyaingi Thailand dan Malaysia. Penyelenggaraan TEI dan Jakarta Muslim Fashion Week menjadi langkah konkret menuju visi menjadi pusat industri halal dunia, membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Indonesia kini menjadi pemain utama industri halal dunia. Menguasai setengah dari produsen halal terbesar OKI, meraih peringkat pertama pariwisata Muslim global, dan mencatatkan pertumbuhan ekonomi syariah yang pesat. Prestasi ini menunjukkan potensi besar Indonesia di pasar halal internasional, membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.